
Pantau - Wali Kota Mataram Mohan Roliskana bersama jajaran pejabat menunjukkan komitmen efisiensi anggaran dengan menggunakan bus operasional secara bersama menuju gedung DPRD Kota Mataram untuk menghadiri sidang paripurna pada Kamis, 9 April 2026.
Komitmen Efisiensi dari Pimpinan Daerah
Rombongan pejabat berangkat dari titik kumpul di Kantor Wali Kota Mataram menggunakan bus yang disiapkan oleh Bagian Umum sebagai implementasi langsung instruksi pemerintah pusat terkait penghematan anggaran daerah.
Wakil Wali Kota TGH Mujiburrahman bersama pejabat eselon II turut serta dalam kebijakan penggunaan transportasi kolektif tersebut menuju gedung DPRD di Jalan Lingkar Selatan.
Wali Kota menyatakan, "Ini salah satu upaya yang kami lakukan di daerah untuk efisiensi bahan bakar minyak (BBM), kendaraan dinas."
Ia juga menambahkan, "Penggunaan bus ke gedung DPRD, sudah dilakukan dua hari ini."
Kebijakan ini ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab daerah dalam menjalankan arahan pemerintah pusat, bukan sekadar simbol atau gaya kepemimpinan.
Wali Kota menegaskan, "Efisiensi harus dimulai dari pucuk pimpinan dan pejabat sentral di Pemerintah Kota Mataram Pemerintah Kota Mataram."
Kebijakan Tambahan dan Evaluasi Efektivitas
Selain penggunaan bus, Pemerintah Kota Mataram juga menerapkan kebijakan bahwa seluruh pejabat eselon II wajib menggunakan sepeda untuk berangkat ke kantor sebagai langkah efisiensi tambahan.
Langkah ini diambil untuk menekan belanja daerah, khususnya penggunaan BBM dan biaya operasional kendaraan dinas.
Wali Kota mengakui perubahan kebiasaan tersebut tidak mudah, namun tetap harus dijalankan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keuangan daerah.
Ia menyampaikan, "Tapi itu bagian dari ikhtiar untuk memastikan tata kelola keuangan daerah tetap sehat."
Para pejabat tetap berkomitmen menjalankan kebijakan meskipun menghadapi tantangan dalam penerapannya.
Wali Kota menegaskan, "Kami tetap berikhtiar melaksanakan kebijakan ini dengan penuh tanggung jawab."
Kebijakan efisiensi ini akan dievaluasi setelah satu bulan untuk mengukur dampak dan efektivitasnya, dengan Sekretaris Daerah Lalu Alwan Basri ditugaskan menghitung penurunan belanja BBM serta biaya pemeliharaan kendaraan.
Wali Kota menyampaikan, “Untuk berapa lamanya, kami siap mengikuti arahan dari pemerintah pusat.”
- Penulis :
- Leon Weldrick








