
Pantau - Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini menegaskan proses hukum terkait kasus kekerasan di Kabupaten Dogiyai dilakukan secara transparan dan tidak tebang pilih terhadap masyarakat sipil maupun aparat.
Penegakan Hukum dan Klarifikasi Polisi
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolda saat pertemuan bersama pemerintah daerah, legislatif, dan tokoh masyarakat di Dogiyai pada Kamis.
Ia mengungkapkan, "Kami memastikan tidak ada toleransi bagi siapa saja yang melanggar ketentuan. Proses hukum akan berjalan hingga ke meja hijau."
Kapolda menjelaskan kehadiran kepolisian di Dogiyai bertujuan memulihkan kondisi keamanan setelah insiden yang menimbulkan korban dari pihak sipil dan aparat.
Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak pernah menginstruksikan tindakan penembakan terhadap masyarakat sipil.
Menurutnya, setiap tindakan anggota Polri harus dilakukan secara tegas dan terukur sesuai aturan yang berlaku.
Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf dengan mengatakan, "Kami memohon maaf secara terbuka apabila terdapat tindakan anggota kepolisian yang kurang berkenan di tengah masyarakat."
Polda Papua Tengah membuka ruang dialog dengan masyarakat serta berkomitmen menyampaikan perkembangan penanganan kasus secara terbuka kepada publik.
Penunjukan Plt Kapolres dan Peran Pemerintah Daerah
Untuk mempercepat penanganan kasus, Kapolda menunjuk Denis A. Putra sebagai Plt Kapolres Dogiyai.
Pejabat tersebut diberikan waktu enam bulan untuk menuntaskan penanganan kasus dengan dukungan Mabes Polri.
Kapolda juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia khususnya di bidang pendidikan di wilayah tersebut.
Ia menargetkan setiap distrik memiliki sekolah dasar yang layak serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.
Bupati Dogiyai Yudas Tebai meminta agar kasus yang melibatkan aparat diungkap secara transparan.
Ia menyampaikan, "Apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Kami berharap semua pihak bekerja sesuai tanggung jawabnya."
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari tindakan anarkis.
Pemerintah daerah telah menyelesaikan persoalan blokade jalan melalui pendekatan kekeluargaan bersama pemuda setempat.
Polda Papua Tengah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat untuk memastikan situasi keamanan di Dogiyai kembali stabil dan kondusif.
- Penulis :
- Leon Weldrick








