HOME  ⁄  Nasional

Ace Hasan Minta Pemilihan Ketum IKAL-Lemhannas Kondusif Tanpa Konflik Internal

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ace Hasan Minta Pemilihan Ketum IKAL-Lemhannas Kondusif Tanpa Konflik Internal
Foto: (Sumber : Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily dalam acara Pembukaan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Angkatan Ke-224 di Lemhannas, Jakarta, Kamis (5/2/2026). ANTARA/HO-Lemhannas RI/am,.)

Pantau - Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily meminta seluruh anggota Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL-Lemhannas) menjaga kondusivitas dalam proses pemilihan ketua umum agar tidak memicu konflik internal.

Pernyataan itu disampaikan Ace usai membuka Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) IKAL-Lemhannas di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4).

"Saya kira para peserta ini karena mereka sudah dicetak menjadi negarawan, tentu akan ada solusi yang terbaik di tengah perbedaan pilihan dan itulah kita," kata Ace.

Jaga Soliditas dan Kepentingan Organisasi

Ace menegaskan, siapapun yang terpilih sebagai Ketua Umum IKAL-Lemhannas harus mampu berkontribusi dalam memperkuat ketahanan nasional serta mendukung program strategis pemerintah.

Ia juga membantah isu dualisme kepemimpinan yang sempat beredar di internal organisasi alumni tersebut.

"Sejauh ini kan tidak ada dualisme ya, semua ada di dalam satu kekeluargaan para alumni Lemhannas yang memiliki kekompakan," ujarnya.

Menurutnya, proses pemilihan harus didasarkan pada kepentingan organisasi, bukan kelompok tertentu, sehingga soliditas IKAL-Lemhannas tetap terjaga.

Latar Belakang Munaslub IKAL-Lemhannas

Munaslub IKAL-Lemhannas digelar setelah Ketua Umum sebelumnya, Agum Gumelar, mengundurkan diri pada Januari 2026 usai menjabat selama lima periode.

Sejak saat itu, posisi ketua umum dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Mustafa Abubakar.

Sejumlah nama muncul sebagai kandidat ketua umum, di antaranya mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Dudung Abdulrachman dan Mustafa Abubakar.

Ace menegaskan dirinya sebagai Ketua Dewan Pembina akan memastikan proses berjalan kondusif hingga terpilihnya ketua umum definitif.

"Insya Allah saya selaku Ketua Dewan Pembina tentu harus terus menjaga agar kondisinya tetap kondusif dalam memastikan IKAL-Lemhannas solid dalam mengawal kebijakan pemerintah dan almamater kita," katanya.

Penulis :
Aditya Yohan