
Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota Pariaman untuk mengamankan pasokan beras demi menjaga stabilitas harga pangan bagi masyarakat.
Penandatanganan dilakukan antara Food Station Tjipinang Jaya dan Pemerintah Kota Pariaman sebagai langkah strategis memperkuat sisi pasokan pangan antardaerah.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa "Jakarta tidak memiliki lahan, tetapi memiliki kapasitas fiskal. Karena itu, Food Station menjalankan contract farming dengan sejumlah daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan Jakarta yang sangat besar potensinya", ungkapnya.
Kerja sama ini bertujuan memastikan pasokan beras lebih terjamin serta menjaga stabilitas harga melalui penguatan distribusi dan produksi pangan.
Selain itu, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan rantai distribusi yang lebih efisien dan transparan.
Risiko fluktuasi pasokan dan harga juga ditekan melalui kerja sama antardaerah yang saling terintegrasi.
Penguatan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani
Kerja sama ini turut membuka akses pasar yang lebih luas serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kota Pariaman.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menilai kolaborasi tersebut merupakan bagian dari agenda nasional dalam memperkuat ketahanan pangan dan sektor pertanian.
Ia menjelaskan bahwa "Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, penguatan terus dilakukan, mulai dari pengelolaan cadangan beras, stabilitas harga, hingga distribusi pangan yang lebih merata. Ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga keterjangkauan dan keberlanjutan", jelasnya.
Pengembangan Sektor Pesisir dan Perikanan
Dalam kunjungan tersebut, Rano Karno juga mengusulkan pengembangan budidaya ikan kembung seiring rencana revitalisasi kawasan pesisir.
Ia menyampaikan bahwa "Jakarta sangat memerlukan dukungan dari berbagai daerah untuk kerja sama. Harapan kami, kolaborasi ini bisa terus berkembang di berbagai sektor. Jakarta membutuhkan suplai ikan kembung dari sejumlah wilayah, termasuk Sumatera Barat dan Pariaman", ujarnya.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyatakan daerahnya tengah mendorong penataan kawasan pesisir, pengembangan pariwisata, penguatan UMKM, serta pelestarian seni budaya dan pertanian.
Ia menilai Jakarta memiliki pengalaman dan inovasi yang dapat dijadikan rujukan bagi pengembangan daerah.
Yota Balad menegaskan bahwa "Bagi kami, kerja sama dengan DKI Jakarta bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk belajar dari yang terbaik. Kami percaya kemajuan daerah tidak bisa dicapai sendiri, melainkan melalui kolaborasi", tegasnya.
- Penulis :
- Shila Glorya








