HOME  ⁄  Nasional

Sugeng Suparwoto Dorong Skema Mining Fund dalam RUU Migas untuk Perkuat Riset dan Keberlanjutan Sektor Tambang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sugeng Suparwoto Dorong Skema Mining Fund dalam RUU Migas untuk Perkuat Riset dan Keberlanjutan Sektor Tambang
Foto: (Sumber : Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, dalam kegiatan Rapat Komisi XII yang berlangsung di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026). Foto: Jaka/Karisma.)

Pantau - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto mengusulkan pembentukan skema mining fund dalam RUU Migas guna memperkuat pendanaan riset dan pengembangan sektor pertambangan nasional, dalam rapat di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Usulan Mining Fund untuk Riset dan Pengembangan

Sugeng menilai penguatan aspek research and development (R&D) menjadi krusial agar pengelolaan sumber daya alam tidak hanya berfokus pada eksploitasi, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan.

“Ke depan di Migas juga akan ke arah sana nanti. Pembicaraan di Undang-Undang Migas mungkin akan adanya petroleum fund. Mungkin ini nanti kita tambahkan di RUU untuk menjadi ada semacam mining fund," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa selama ini pendapatan dari sektor pertambangan langsung masuk ke kas negara tanpa dialokasikan secara khusus untuk pengembangan sektor tersebut.

Dorong Keberlanjutan Industri Tambang

Menurut Sugeng, sumber daya alam yang terbatas memerlukan mekanisme pengelolaan yang mampu menjamin keberlanjutan melalui investasi jangka panjang.

“Karena sumber daya ini terbatas, selama ini pendapatan atau laba biasanya langsung masuk ke APBN, sementara ke depan akan masuk ke Danantara. Karena itu, harus ada sebagian yang disisihkan untuk kebutuhan riset dan pengembangan,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa skema mining fund dapat menjadi instrumen strategis untuk mendukung eksplorasi, inovasi, dan pengembangan teknologi di sektor pertambangan.

“Jadi tidak habis begitu saja tapi ada untuk pengembangan, eksplorasi dan juga research-researchnya. Saya kira ini menjadi ide kita," pungkasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf