
Pantau - Kementerian Pertanian memberikan lampu hijau untuk membantu Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dalam pengembangan sektor pangan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Langkah pemerintah kabupaten kembangkan pertanian disambut positif Kementan,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam keterangan pers yang diterima di Penajam, Kamis (16/4).
Dukungan tersebut disampaikan saat Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan audiensi strategis dengan Kementan guna mempercepat pembangunan sektor pertanian.
Fokus Pengembangan dan Infrastruktur Pertanian
Mentan menegaskan Kementan berkomitmen membantu daerah dalam percepatan pembangunan pertanian, baik melalui perluasan lahan maupun peningkatan produksi.
“Silahkan usulkan kebutuhan pemerintah kabupaten secara jelas,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara memaparkan sejumlah program prioritas, mulai dari pengembangan kawasan pertanian terpadu, optimalisasi lahan tidur, hingga peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan dan pendampingan.
Selain itu, usulan bantuan juga mencakup pembangunan infrastruktur seperti pompanisasi, irigasi pompa, irigasi perpipaan, embung, serta sumur sebagai sumber air alternatif.
Perkuat Peran Penyangga IKN
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menekankan kebutuhan utama sektor pertanian di wilayahnya adalah ketersediaan air karena lahan masih bergantung pada curah hujan.
Dengan dukungan irigasi yang optimal, petani diperkirakan dapat meningkatkan frekuensi tanam dan panen dari dua kali menjadi lebih dari tiga kali dalam setahun.
Saat ini, rata-rata hasil panen mencapai 3,5 ton gabah kering panen per hektare.
Pengembangan sektor pertanian dinilai penting mengingat posisi strategis Penajam Paser Utara sebagai mitra utama kawasan penyangga IKN untuk memenuhi kebutuhan pangan ibu kota baru.
- Penulis :
- Aditya Yohan








