
Pantau - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis malam, membahas percepatan program strategis nasional mulai dari hilirisasi industri hingga pemanfaatan sampah menjadi energi atau waste to energy (WtE).
Fokus Percepatan Program Strategis Nasional
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan rapat tersebut digelar usai Presiden menerima serangkaian laporan dari sejumlah pejabat negara di Istana Merdeka.
"Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden membahas percepatan pelaksanaan program-program strategis nasional, termasuk di bidang pendidikan, ketahanan pangan, hilirisasi industri, serta pemanfaatan sampah menjadi energi," kata Teddy.
Rapat itu dihadiri sejumlah menteri, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, hingga Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani.
Selain itu, turut hadir Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta jajaran pejabat terkait lainnya.
Integrasi Hasil Diplomasi ke Kebijakan Domestik
Teddy menjelaskan rapat di Wisma Danantara juga menjadi langkah strategis untuk mengintegrasikan hasil kunjungan luar negeri Presiden ke dalam kebijakan konkret di dalam negeri.
"Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam menindaklanjuti hasil penguatan kerja sama Indonesia dengan negara-negara mitra, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan nasional ke depan," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo melakukan lawatan ke Rusia dan Prancis serta bertemu Presiden Vladimir Putin dan Presiden Emmanuel Macron untuk membahas kerja sama di berbagai sektor, termasuk energi.
Dalam pertemuan dengan Rusia, kedua negara menyepakati kerja sama jangka panjang di sektor energi, seperti investasi pembangunan kilang, penyimpanan minyak, hingga pembelian minyak mentah dan LPG.
- Penulis :
- Aditya Yohan








