
Pantau - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan hasil pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau harus diimplementasikan secara konsisten agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Tekankan Implementasi Nyata Program Pembangunan
Rachmat menyatakan perencanaan pembangunan tidak cukup hanya baik di atas kertas, tetapi harus diwujudkan secara nyata di lapangan.
“Perencanaan yang baik itu harus dilaksanakan dengan baik, tidak cukup hanya bagus di atas kertas,” ungkapnya.
Ia menambahkan keberhasilan pembangunan harus diukur dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kalau pertumbuhan tinggi tapi rakyatnya belum merasakan perbaikan, berarti ada yang belum selesai dalam pelaksanaannya,” ujarnya.
Ia juga mendorong Pemprov Kepri memanfaatkan Rencana Kerja Prioritas Nasional sebagai acuan dalam menyusun program pembangunan dari tingkat provinsi hingga desa.
Perkuat Sinergi dan Dorong Potensi Daerah
Rachmat mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menekankan pentingnya dukungan pusat dalam penguatan konektivitas antarwilayah dan pengembangan kawasan strategis.
Ia menyebut wilayah Batam, Bintan, dan Karimun menjadi fokus pengembangan ekonomi, termasuk optimalisasi potensi maritim dan investasi energi hijau.
“Pemerintah Provinsi Kepri terus berupaya memastikan agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” katanya.
Provinsi Kepulauan Riau tercatat memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi dan masuk dalam tiga besar nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








