HOME  ⁄  Nasional

Program Makan Bergizi Gratis di Bangka Belitung Didorong Dana Rp3,9 Miliar per Hari

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Program Makan Bergizi Gratis di Bangka Belitung Didorong Dana Rp3,9 Miliar per Hari
Foto: Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya usai Rapat Konsolidasi Program MBG di Pangkalpinang, Jumat 18/4/2026 (sumber: ANTARA/Aprionis)

Pantau - Pemerintah mengalirkan dana sebesar Rp3,9 miliar setiap hari untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dukungan Dana Perkuat Pelaksanaan Program

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sanjaya, menyampaikan hal tersebut usai Rapat Konsolidasi Program MBG di Pangkalpinang pada Jumat.

Ia menyebut program MBG di wilayah tersebut telah berjalan dengan baik berkat dukungan aliran dana harian dari pemerintah.

"Alhamdulillah, Program MBG di Kepulauan Babel sudah berjalan dengan baik, karena setiap hari ada aliran uang dari pemerintah sebesar Rp3,9 miliar," ungkapnya.

Rapat konsolidasi tersebut digelar untuk memperkuat pemahaman pemerintah daerah dan masyarakat terhadap program strategis nasional tersebut.

Program MBG sendiri ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sebagai upaya menyiapkan generasi penerus bangsa.

Di Bangka Belitung, terdapat 106 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang seluruhnya dibangun oleh mitra dari masyarakat setempat.

Dampak Ekonomi dan Sasaran Program

Program ini menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik di sekolah.

Selain meningkatkan gizi, program ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Sony menegaskan keberhasilan program tidak lepas dari dukungan masyarakat dan konsistensi aliran dana pemerintah.

"Saya ingatkan Program MBG ini bisa berjalan dengan baik, karena adanya dukungan masyarakat dan juga adanya aliran dana pemerintah sebesar Rp3,9 miliar setiap hari yang disalurkan ke 106 SPPG dan masyarakat di daerah ini," ujarnya.

Ia menjelaskan dana tersebut turut menggerakkan perekonomian lokal melalui berbagai sektor.

"Dana yang dikucurkan pemerintah ini mengalir kepada pedagang beras, sayur, telur, daging ayam dan pedagang buah-buahan. Dana inilah yang memutarkan roda perekonomian di daerah, sehingga memperkuat perekonomian Indonesia," jelasnya.

Perputaran dana tersebut dinilai mampu memperkuat ekonomi daerah sekaligus mendukung perekonomian nasional.

Penulis :
Arian Mesa