
Pantau - Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi memperluas layanan Inisiatif "Makkah Route" ke 17 titik keberangkatan di 10 negara pada 2026 guna mempermudah proses ibadah haji bagi jamaah.
Perluasan Layanan dan Negara Peserta
Program yang merupakan bagian dari Visi 2030 Arab Saudi ini untuk pertama kalinya mencakup Senegal dan Brunei Darussalam.
Negara lain yang telah lebih dahulu bergabung dalam layanan ini antara lain Indonesia, Malaysia, Pakistan, Bangladesh, Turki, Maroko, Pantai Gading, dan Maladewa.
Inisiatif ini bertujuan memberikan pengalaman haji yang lebih efisien dengan menyelesaikan seluruh prosedur masuk ke Arab Saudi sejak di negara asal.
Kemudahan Proses bagi Jamaah
Proses layanan mencakup penerbitan visa haji secara elektronik, pemeriksaan paspor, serta verifikasi persyaratan kesehatan di bandara keberangkatan.
Selain itu, bagasi jamaah diberi kode sesuai lokasi akomodasi sehingga setibanya di Arab Saudi, jamaah dapat langsung menuju transportasi tanpa menunggu pengambilan bagasi.
Sejak diluncurkan pada 2017, program ini telah melayani lebih dari 1,25 juta jamaah haji dengan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait di Arab Saudi.
Program ini juga didukung oleh stc group sebagai penyedia layanan digital guna memastikan kelancaran sistem.
- Penulis :
- Aditya Yohan








