HOME  ⁄  Nasional

KPAI Mengingatkan Orang Tua Waspadai Cyber Grooming dengan Membatasi Praktik Sharenting

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

KPAI Mengingatkan Orang Tua Waspadai Cyber Grooming dengan Membatasi Praktik Sharenting
Foto: (Sumber : Ilustrasi pendampingan orang tua menemani anak mengakses gawai. (Antara/Pexels).)

Pantau - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta orang tua lebih selektif dalam membagikan konten anak di media sosial guna mencegah risiko cyber grooming yang semakin meningkat di ruang digital.

Peran Orang Tua Jadi Kunci Pencegahan

Peringatan tersebut disampaikan Anggota KPAI Kawiyan di Jakarta pada Kamis (23/04) terkait maraknya aktivitas anak di dunia digital.

Ia mengungkapkan, "Pentingnya peran strategis orang tua dalam pencegahan kekerasan berbasis daring terhadap anak, khususnya cyber grooming, yang kian meningkat seiring pesatnya aktivitas anak di ruang digital. Orang tua perlu berpikir ulang dan selektif dalam melakukan sharenting."

Cyber grooming merupakan bentuk kekerasan daring melalui pendekatan manipulatif pelaku terhadap anak untuk tujuan eksploitasi, termasuk seksual.

Sementara itu, sharenting adalah kebiasaan orang tua membagikan foto, video, dan informasi anak di media sosial atau platform online.

Ancaman Tersembunyi di Ruang Digital

Kawiyan menegaskan bahwa praktik sharenting yang berlebihan dapat membuka peluang bagi pelaku untuk mengenali dan menargetkan anak.

Ia mengatakan bahwa cyber grooming menjadi salah satu ancaman paling berbahaya bagi anak di ruang digital.

Ia mengungkapkan, "Karena berlangsung secara halus dan sering tidak disadari, cyber grooming sulit dikenali sejak awal, baik oleh anak sebagai korban maupun orang tua."

Menurutnya, pelaku biasanya membangun hubungan secara bertahap dan manipulatif untuk mendapatkan kepercayaan korban.

Kondisi ini dinilai berdampak serius terhadap keselamatan, kesehatan mental, dan masa depan anak.

KPAI mendorong peningkatan literasi digital dalam keluarga dan lingkungan sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan