HOME  ⁄  Nasional

Eddy Soeparno Soroti Pentingnya Penguatan SDM Hadapi Disrupsi Global dalam Orasi Ilmiah di Ambon

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Eddy Soeparno Soroti Pentingnya Penguatan SDM Hadapi Disrupsi Global dalam Orasi Ilmiah di Ambon
Foto: Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno saat menyampaikan orasi ilmiah dalam rangka wisuda dan Dies Natalis ke-63 Universitas Pattimura di Ambon, Maluku, Kamis 23/4/2025 (sumber: MPR RI)

Pantau - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi disrupsi global dalam orasi ilmiah pada wisuda dan Dies Natalis ke-63 Universitas Pattimura di Ambon.

Ia menyampaikan bahwa tema orasi yang diangkat menyoroti tantangan dan peluang Indonesia di tengah perubahan global yang semakin kompleks.

Disrupsi Global dan Dampaknya

Eddy mengungkapkan, "Perlu ditegaskan bahwa disrupsi yang terjadi saat ini memiliki karakter yang jauh lebih cepat, luas, dan berdampak simultan di berbagai sektor," dalam penjelasannya.

Ia menjelaskan bahwa disrupsi global dipicu oleh perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, krisis kesehatan, serta tekanan lingkungan yang saling berkaitan.

Menurutnya, fenomena ini merupakan kelanjutan dari transformasi besar sebelumnya seperti revolusi industri, pandemi COVID-19, dan perkembangan kecerdasan buatan.

Eddy juga menyoroti dampak konflik global yang menyebabkan gangguan rantai pasok energi dan industri.

Ia mengatakan, "Perang di Timur Tengah dan ketegangan global telah mengganggu rantai pasok energi dan industri. Dampaknya terasa langsung pada kenaikan harga berbagai komoditas, termasuk energi, pangan, hingga transportasi," dalam keterangannya.

Strategi Nasional dan Penguatan SDM

Dalam menghadapi situasi tersebut, Eddy menekankan pentingnya strategi memperkuat ketahanan energi nasional dan mempercepat transisi energi.

Ia memaparkan arah pengembangan energi meliputi peningkatan produksi migas, elektrifikasi, bioenergi, energi hidrogen, serta energi nuklir.

Selain sektor energi, ia menilai disrupsi juga berdampak pada pasar tenaga kerja dengan munculnya industri hijau yang membutuhkan keterampilan baru.

Ia menegaskan perlunya reskilling dan upskilling bagi tenaga kerja agar mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Eddy mendorong konsep link and match antara dunia pendidikan dan industri sebagai langkah strategis dalam menyiapkan SDM unggul.

Ia menambahkan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan kebijakan pemerintah untuk menciptakan ekosistem yang adaptif.

Ia menutup dengan menyatakan, "Para pemenang adalah mereka yang mampu beradaptasi cepat, jeli melihat peluang, dan tetap berprestasi di tengah ketidakpastian. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia dan berkontribusi di bidang masing-masing," sebagai pesan kepada para lulusan.

Penulis :
Shila Glorya