HOME  ⁄  Nasional

Program Pelatihan Vokasi Disiapkan Kemnaker untuk Dukung Kebutuhan Tenaga Kerja KEK dan PSN

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Program Pelatihan Vokasi Disiapkan Kemnaker untuk Dukung Kebutuhan Tenaga Kerja KEK dan PSN
Foto: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menjawab pertanyaan wartawan dalam wawancara cegat di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis 23/4/2026 (sumber: ANTARA/Imamatul Silfia)

Pantau - Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan program pelatihan vokasi yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui kolaborasi lintas kementerian dan pengelola kawasan.

Kolaborasi dan Pemetaan Kebutuhan Industri

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan program tersebut disusun bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta para pengelola KEK dan PSN guna memastikan kesesuaian dengan kebutuhan industri.

" Hari ini kami bertemu dengan pengelola KEK dan PSN. Ini kepentingan dari Kemnaker sebenarnya, alhamdulillah difasilitasi oleh Kemenko Perekonomian," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa program ini berfokus pada pelatihan vokasi yang langsung terhubung dengan kebutuhan industri serta peningkatan kesiapan kerja peserta.

" Jadi yang kami latih vokasi langsung. Mereka bisa bekerja, termasuk juga nanti ketika magang itu dijalankan, kami juga ingin adik-adik yang ikut magang ini memang mendapatkan pengalaman riil dari industri," ia mengungkapkan.

Kemnaker juga melakukan pemetaan kebutuhan tenaga kerja di 25 KEK yang memiliki karakter industri beragam untuk memastikan program berjalan tepat sasaran.

" Kami petakan apa yang bisa kami lakukan ke depan, lebih konkret, dan lebih kolaboratif," ungkapnya.

Target Peserta dan Fasilitas Program 2026

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 akan diikuti oleh 10.405 peserta yang tersebar di 21 Balai Latihan Kerja (BLK), 13 satuan pelatihan di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, serta 46 BLK UPTD.

Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas berupa pelatihan gratis, makan siang, bantuan transportasi, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, sertifikat pelatihan, sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, serta fasilitas asrama untuk skema tertentu.

Pada tahun anggaran 2026, Kemnaker menargetkan sebanyak 70 ribu peserta mengikuti pelatihan vokasi dengan sasaran utama lulusan SMA dan SMK sederajat tanpa dipungut biaya.

Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga kerja, menyesuaikan kompetensi dengan kebutuhan industri, serta mempercepat penyerapan tenaga kerja di kawasan KEK dan PSN.

Penulis :
Shila Glorya