HOME  ⁄  Nasional

Menteri Kesehatan Siapkan Rumah Sakit Rujukan Usai Tabrakan Kereta Maut di Bekasi Timur

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Menteri Kesehatan Siapkan Rumah Sakit Rujukan Usai Tabrakan Kereta Maut di Bekasi Timur
Foto: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Kamis 22/1/2026 (sumber: ANTARA/Mecca Yumna)

Pantau - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyiapkan sejumlah rumah sakit rujukan untuk menangani korban tabrakan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin, 27 April 2026.

Penanganan Korban dan Fasilitas Rujukan

Budi Gunadi Sadikin menyampaikan duka atas insiden tersebut dan berharap para korban segera pulih dari luka yang dialami.

Ia menyatakan, "Yang kita support, kalau mereka butuh rujukan, kalau luka-lukanya, traumanya itu butuh rujukan yang lebih lanjut kita bisa kasih ke Rumah Sakit PON (Pusat Otak Nasional) atau RSCM," ungkapnya.

Rumah sakit rujukan yang disiapkan antara lain Rumah Sakit Pusat Otak Nasional dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk penanganan medis lanjutan.

Sebagian besar korban saat ini ditangani oleh rumah sakit milik pemerintah DKI Jakarta.

Untuk kebutuhan kesehatan mental, korban dapat dirujuk ke RSJ Dr Soeharto Heerdjan.

Ia mengatakan, "Kalau mereka membutuhkan mental health, perawatan, rumah sakit jiwa kita juga RSJ. Dr. Soeharto Heerdjan ada di Jakarta juga bisa bantu mereka," ujarnya.

Kronologi Kecelakaan dan Data Korban

Kecelakaan bermula saat KA Argo Bromo Anggrek berangkat dari Stasiun Gambir menuju Surabaya pada pukul 20.30 WIB.

Pada pukul 20.52 WIB, KRL tujuan Jakarta menabrak taksi mogok di perlintasan Jalan Ampera.

KRL lain tujuan Cikarang tertahan di Stasiun Bekasi Timur sebelum akhirnya terjadi tabrakan lanjutan.

Pada pukul 20.57 WIB, KA Argo Bromo Anggrek menabrak rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan masuk hingga separuh gerbong paling belakang KRL.

PT Kereta Api Indonesia melaporkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 14 orang.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan data tersebut berdasarkan pembaruan hingga pukul 08.45 WIB.

Korban meninggal dunia dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi.

Sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Penulis :
Arian Mesa