HOME  ⁄  Nasional

Pemprov DKI Resmikan IPA Portabel Semanan, Layani 295 Pelanggan dan Kurangi Ketergantungan Air Tanah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemprov DKI Resmikan IPA Portabel Semanan, Layani 295 Pelanggan dan Kurangi Ketergantungan Air Tanah
Foto: (Sumber: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Portable Semanan di Gudang Semanan Perumda Air Minum (PAM) Jaya, Jalan Raya Kresek, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (29/4/2026). Instalasi ini akan melayani di antaranya RT 03 dan RT 10 RW 08 dengan total 295 pelanggan, yang terdiri atas 202 pelanggan eksisting dan 93 pelanggan baru. ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan instalasi pengolahan air (IPA) portabel di Semanan, Jakarta Barat, Rabu, yang mampu menjangkau 295 pelanggan guna meningkatkan akses air bersih dan mengurangi ketergantungan pada air tanah.

Layani Ratusan Warga dengan Air Bersih

“Instalasi ini melayani RT 03, RT 10, RW 08 dengan total 295 pelanggan, yang terdiri dari 202 pelanggan eksisting dan 93 pelanggan baru,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Ia menegaskan ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dijamin pemerintah, sehingga fasilitas ini dihadirkan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses air yang aman, mudah, dan berkelanjutan.

IPA portabel tersebut memiliki kapasitas sekitar empat liter per detik dengan memanfaatkan sumber air baku dari Anak Kali Semanan dan Waduk Aseni.

Fasilitas Portabel Bisa Dipindahkan

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menyebut IPA Semanan memiliki kapasitas 2-4 liter per detik dan dapat melayani hingga 400 rumah di wilayah yang belum terjangkau jaringan utama.

“Di Semanan juga kami akan bangun reservoir besar bersama Kementerian PU, nantinya akan ada 24 juta liter tampungan, tetapi saat ini baru dibangun satu tampungan sebesar 8 juta liter yang akan selesai di bulan Mei 2027,” tutur Arief.

Ia menjelaskan konsep portabel memungkinkan instalasi dipindahkan ke lokasi lain yang memiliki potensi sumber air namun belum dimanfaatkan.

“Makanya, dibilang portabel, dan kami pindahkan ke lokasi yang memang nantinya punya sungai atau punya waduk, yang kemudian tidak dimanfaatkan, itu bisa kita manfaatkan,” ungkapnya.

Pemprov DKI berharap kehadiran fasilitas ini dapat meningkatkan kualitas layanan air perpipaan sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan kota.

Penulis :
Ahmad Yusuf