Pantau Flash
HOME  ⁄  News

Baznas Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang dan Wilayah Sumatera Lainnya

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Baznas Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang dan Wilayah Sumatera Lainnya
Foto: (Sumber: Masyarakat memanfaaatkan air bersih yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Aceh Tamiang. ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendistribusikan 160.000 liter air bersih ke sejumlah titik terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti minum, memasak, dan kebersihan.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan bahwa ketersediaan air bersih sangat menentukan kesehatan dan kelangsungan hidup, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Distribusi Bertahap di Beberapa Wilayah Sumatera

Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap oleh tim lapangan Baznas bekerja sama dengan mitra lokal, pemerintah daerah, dan relawan.

Armada tangki air dikerahkan untuk menjangkau permukiman warga, posko pengungsian, serta fasilitas umum yang mengalami keterbatasan akses air bersih.

Selain di Aceh Tamiang, distribusi juga dilakukan di sejumlah wilayah Sumatera lainnya, yaitu Kota Padang, Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Tapanuli Selatan.

Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari komitmen Baznas untuk cepat tanggap terhadap kebutuhan darurat masyarakat, sekaligus mencegah potensi penyakit akibat keterbatasan air bersih pascabencana.

"Selain distribusi air bersih, Baznas juga terus melakukan asesmen kebutuhan lanjutan di Aceh Tamiang dan wilayah terdampak lainnya. Hasil asesmen tersebut menjadi dasar penguatan layanan kemanusiaan lainnya, seperti dukungan pangan, layanan kesehatan, dan bantuan logistik keluarga bagi warga terdampak," jelas Saidah.

Baznas berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga, terutama mereka yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh atau menggunakan air yang tidak layak pakai untuk keperluan sehari-hari.

"Baznas akan terus memantau perkembangan di wilayah terdampak bencana dan berkomitmen hadir mendampingi masyarakat hingga mereka dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal," tegasnya.

Penulis :
Gerry Eka