Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Bilato, Fokus pada Pemulihan Warga

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkab Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Bilato, Fokus pada Pemulihan Warga
Foto: (Sumber: Sekda Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur (keempat kanan) menyerahkan bantuan peralatan kebersihan kepada korban banjir bandang di Desa Totopo, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo. ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Gorontalo.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak banjir bandang yang melanda Desa Totopo, Kecamatan Bilato, sebagai bentuk kehadiran negara di tengah bencana.

Banjir bandang tersebut menyebabkan gangguan aktivitas masyarakat dan merusak sejumlah fasilitas warga.

Sekretaris Daerah Gorontalo, Sugondo Makmur, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan arahan langsung dari Bupati dan Wakil Bupati sebagai respon cepat terhadap krisis.

Logistik, Selimut, dan Alat Kebersihan Disalurkan

Bantuan yang disalurkan meliputi logistik pangan seperti makanan siap saji, selimut, serta peralatan kebersihan untuk membersihkan lumpur dan material banjir dari rumah-rumah warga.

Sugondo menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam situasi darurat seperti ini menjadi bukti komitmen untuk menjaga keselamatan dan ketahanan sosial masyarakat.

“Bantuan ini bentuk nyata dari kepedulian pemerintah kepada warga yang terdampak langsung musibah banjir bandang,” ujarnya.

Fokus Pemulihan dan Waspada Cuaca Ekstrem

Selain distribusi bantuan, Pemkab Gorontalo juga memfokuskan perhatian pada pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga yang terganggu akibat bencana.

Evaluasi terhadap infrastruktur terdampak, termasuk tanggul dan sungai di sekitar lokasi banjir, akan segera dilakukan.

Tim penanganan bencana juga disiagakan untuk memantau potensi cuaca ekstrem guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Langkah-langkah tanggap darurat akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.

Penulis :
Gerry Eka