
Pantau - Kebakaran kembali terjadi di galangan PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Batam, Minggu (25/1) pukul 14.00 WIB. Api melalap kapal Elnusa Trans Samudera yang sedang dalam proses perbaikan (docking), namun berhasil dipadamkan dua jam kemudian tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kebakaran Dipicu Kesalahan Sistem dan Angin Kencang
Pemadaman dilakukan oleh tim rescue PT ASL bersama petugas dari BP Batam, dibantu oleh kepolisian dan unit identifikasi Polresta Barelang.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, membenarkan insiden tersebut.
"Betul terjadi kebakaran siang tadi, tidak ada korban jiwa," ungkapnya.
Dugaan sementara menyebutkan kebakaran dipicu oleh kesalahan sistem (system error) dan cepat membesar karena hembusan angin kencang di lokasi.
Kebakaran terjadi di atas kapal yang sedang dalam perawatan di area galangan, bukan saat beroperasi di laut.
Bukan Insiden Pertama, Sorotan ke Standar Keselamatan
Peristiwa ini menambah daftar kebakaran yang terjadi di galangan milik asing asal Singapura tersebut.
Sebelumnya, pada 24 Juni 2025, kapal MT Federal II terbakar di lokasi yang sama, menewaskan 4 orang dan melukai 5 lainnya. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka.
Insiden serupa kembali terjadi pada 15 Oktober 2025 yang menyebabkan 14 orang tewas dan 17 lainnya luka-luka. Tujuh orang menjadi tersangka, termasuk empat warga negara asing.
Berulangnya kebakaran di galangan PT ASL memicu sorotan serius dari dinas dan kepolisian setempat terhadap lemahnya standar keselamatan kerja dan sistem penanganan darurat perusahaan.
- Penulis :
- Gerry Eka







