
Pantau - Ganda putra Indonesia Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri akan menguji peta kekuatan baru ganda putra dunia pada turnamen BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6 hingga 11 Januari 2026.
Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri mengawali musim 2026 dengan status peringkat enam dunia dan menilai persaingan ganda putra kembali dimulai dari titik awal.
Fikri menyebut banyaknya pasangan baru serta meningkatnya kekuatan pemain muda dari berbagai negara membuat peta persaingan menjadi semakin terbuka.
"Persaingan sekarang sangat ketat dan semua pasangan punya peluang yang sama di setiap turnamen," ungkap Fikri.
Dominasi pasangan Korea Selatan Kim Won Ho dan Seo Seung Jae sepanjang 2025 dinilai tidak menutup peluang pasangan lain untuk bersaing di level tertinggi.
Fajar menegaskan kesiapan dan kualitas persiapan masing-masing pasangan akan menjadi faktor penentu hasil pertandingan di lapangan.
Fikri menyoroti kemunculan banyak pasangan muda pada 2026 yang berpotensi memberi kejutan, termasuk dari Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara.
Pada babak pertama Malaysia Open 2026, Fajar dan Fikri dijadwalkan menghadapi pasangan Taiwan Lee Fang Chih dan Lee Fang Jen pada Rabu, 7 Januari 2026.
Persiapan tim dinilai berjalan cukup baik sejak menjalani latihan di Indonesia hingga tiba di Kuala Lumpur.
Adaptasi terhadap kondisi lapangan serta menjaga mental dan fokus saat pertandingan menjadi perhatian utama pasangan Indonesia tersebut.
Fajar menilai karakter lapangan Axiata Arena cukup familiar, namun faktor angin dari pendingin ruangan tetap harus diantisipasi.
Fajar dan Fikri menargetkan peningkatan peringkat dunia pada 2026 dengan harapan mampu menembus lima besar bahkan tiga besar dunia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








