
Pantau - Atlet para boccia Indonesia, Syafa Muhammad Afrizal, berhasil meraih medali perunggu pada nomor tunggal putra BC1 dalam ajang ASEAN Para Games 2025 setelah mengalahkan wakil Myanmar, Htike Min Min, dengan skor telak 9-0.
Pertandingan perebutan tempat ketiga tersebut digelar di His Majesty the King's 80th Birthday Anniversary Stadium, Thailand, pada Jumat.
Dominasi Sejak Penyisihan, Terhenti di Semifinal
Syafa menunjukkan performa dominan sejak fase grup.
Ia sempat bertemu Htike Min Min di babak penyisihan Grup A dan mencatat kemenangan meyakinkan dengan skor 12-0.
Di pertandingan grup lainnya, Afrizal mengalahkan wakil Filipina, Villarova John Loyd, dengan skor 14-0.
Tiket ke semifinal diraih setelah ia mengalahkan atlet tuan rumah Thailand, Sinthon Decha, dengan skor 6-1.
Namun, langkahnya menuju final harus terhenti setelah kalah dari atlet Singapura, Tae Wei Qiang Jovin.
Dalam laga perebutan medali perunggu, Afrizal kembali menghadapi Htike Min Min dan sukses mengulang kemenangan dengan skor 9-0.
Perkuat Peringkat Indonesia di Klasemen ASEAN Para Games
Dengan raihan medali perunggu ini, Syafa Muhammad Afrizal turut memperkuat posisi Indonesia di klasemen sementara ASEAN Para Games 2025.
Hingga Jumat pukul 10.30 WIB, Kontingen Indonesia telah mengoleksi total 111 medali yang terdiri dari 42 emas, 39 perak, dan 30 perunggu.
Indonesia menempati posisi kedua di bawah tuan rumah Thailand yang memimpin dengan 70 emas, 62 perak, dan 53 perunggu.
Sementara itu, Malaysia berada di peringkat ketiga dengan 18 emas, 21 perak, dan 32 perunggu.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







