
Pantau - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat mengapresiasi perluasan pembinaan sepak bola usia dini melalui ajang Milo National Championship 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Taufik dalam acara talkshow Milo National Championship 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu, 1 Februari 2026.
"Pembinaan olahraga harus dibangun mulai dari akar rumput, dari usia dini, dari kompetisi yang sehat, terstruktur, dan berkelanjutan," ungkap Taufik Hidayat.
Ia menilai bahwa kompetisi seperti Milo National Championship merupakan fondasi penting dalam mencetak dan meregenerasi atlet nasional masa depan.
Ajang ini juga memberi pengalaman atmosfer kompetisi sehat sejak usia dini kepada para peserta.
Ajang Nasional yang Libatkan 10.000 Peserta dari 22 Kota
Menurut Taufik, sinergi antar berbagai pihak menjadi faktor utama dalam membangun ekosistem olahraga nasional.
"Kemenpora memandang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas dan federasi olahraga adalah kunci untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang kuat dan berkelanjutan. Program olahraga seperti MILO National Championship menjadi contoh nyata sinergi positif yang patut didukung dan kembangkan bersama," katanya.
Milo National Championship 2026 diikuti oleh lebih dari 10.000 peserta dari dua kategori usia, yaitu U-10 dan U-12.
Kompetisi ini mencakup perwakilan dari 22 kota di Indonesia, antara lain Medan, Bangka Belitung, Palembang, Bengkulu, Jambi, Lampung, Bandung, Bekasi, Banten, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, Madiun, Banyuwangi, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Pare-Pare, Kolaka, dan Manado.
Babak final turnamen ini digelar di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026.
- Penulis :
- Gerry Eka








