
Pantau - Petinju asal Inggris, Prince Patel, meraih kemenangan impresif melalui technical knockout (TKO) atas petinju asal Tanzania, Yahaya Mussa, dalam laga perebutan gelar WBA Asia Gold kelas ringan super yang digelar di World Siam Stadium, Bangkok, Thailand.
Dominasi Sejak Awal, Patel Tak Terbendung
Patel tampil agresif sejak ronde pertama, langsung mengambil kendali jalannya pertandingan.
Dikenal dengan julukan globetrotter karena sering bertarung lintas negara, Patel memperlihatkan keunggulan teknik dalam hal pengaturan jarak, tempo, dan akurasi pukulan.
Pertahanan Mussa terus menurun dari ronde ke ronde akibat kombinasi pukulan cepat dan tekanan konstan yang dilancarkan Patel.
Pada ronde kelima, wasit menghentikan pertandingan setelah melihat Mussa tidak mampu lagi melanjutkan akibat volume pukulan tinggi dari Patel, guna mencegah cedera lebih lanjut.
Reputasi Menguat, Jalan Menuju Gelar Lebih Tinggi Terbuka
Kemenangan ini semakin memperkuat reputasi Patel sebagai salah satu petinju paling aktif dan kompetitif di kawasan Asia di bawah naungan WBA.
Kini, Patel mengantongi rekor profesional 34 kemenangan, 1 kekalahan, dan 2 hasil imbang, menjadikannya salah satu petinju paling produktif di divisinya.
Sabuk WBA Asia Gold yang baru diraihnya membuka peluang besar untuk naik level, termasuk menjadi penantang utama gelar WBA Asia reguler.
Kekalahan Pertama Mussa, Titik Balik Karier
Bagi Yahaya Mussa, kekalahan ini menjadi pukulan berat.
Petinju yang sebelumnya memiliki rekor sempurna, kini mencatat 11 kemenangan (semua melalui KO), 1 kekalahan, dan 1 hasil imbang.
Laga ini sekaligus menjadi kekalahan pertama dalam karier profesional Mussa, yang dikenal memiliki daya KO tinggi.
Pertarungan ini menandai titik balik penting dalam kariernya dan akan menjadi evaluasi besar bagi langkahnya ke depan di ring tinju profesional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








