
Pantau - Nicolas Claveau-Laviolette mencatat sejarah sebagai atlet ski lintas alam pertama Venezuela yang tampil di Olimpiade Musim Dingin setelah menyelesaikan dua nomor sprint individu putra di Tesero, Italia, dalam ajang Milan-Cortina 2026.
Tembus Olimpiade dari Negara Tropis
Atlet berusia 20 tahun itu berdiri di area finis dengan senyum lega dan gembira saat sinar matahari menerangi lintasan bersalju, menandai pencapaian yang ia sebut sebagai mimpi menjadi kenyataan.
Claveau-Laviolette merupakan satu-satunya atlet Venezuela yang tampil di Olimpiade Musim Dingin 2026 dan tercatat sebagai atlet keenam dari negara tersebut yang lolos ke ajang empat tahunan itu.
Ia juga menjadi orang Venezuela pertama yang bertanding dalam cabang ski lintas alam di Olimpiade, sebuah pencapaian yang dinilai tidak lazim mengingat Venezuela merupakan negara tropis tanpa resor ski maupun tradisi olahraga musim dingin.
Bertanding sebagai delegasi tunggal, ia finis di posisi ke-88 dan ke-98 dalam dua pertandingan sprint individu putra yang digelar di Tesero, hasil yang menandai terobosan bersejarah bagi Venezuela dalam disiplin tersebut.
Kepada Xinhua ia mengatakan, "Hanya beberapa pekan lalu, saya bahkan tidak yakin bisa sampai ke sini."
Ia menambahkan, "Sekarang saya telah menyelesaikan dua pertandingan di Olimpiade. Ini luar biasa. Ini mimpi yang menjadi kenyataan."
Venezuela yang terletak di pesisir Karibia Amerika Selatan memiliki iklim hangat sepanjang tahun dan tidak memiliki infrastruktur olahraga musim dingin, sehingga kehadiran Claveau-Laviolette di lintasan bersalju Olimpiade menjadi sorotan.
Perjalanan Panjang dan Identitas Ganda
Claveau-Laviolette lahir di Lecheria, Negara Bagian Anzoategui, sebelum pindah ke Quebec, Kanada, bersama keluarganya saat masih kecil.
Ayahnya yang merupakan insinyur teknik sipil dan pernah bekerja di Caracas memperkenalkannya pada ski lintas alam saat ia berusia 10 tahun.
Ia menyatakan, "Ayah saya yang membawa saya ke olahraga ini."
Memiliki kewarganegaraan ganda Venezuela dan Kanada, ia mengaku tidak pernah bingung soal identitas dan menegaskan, "Saya ingin berjuang untuk negara saya, untuk tempat kelahiran saya."
Pelatihan di Kanada membantunya membangun kekuatan kompetitif hingga menjadi anggota tim ski lintas alam Universitas Laval dan secara konsisten mengumpulkan poin dari berbagai ajang Federasi Ski Internasional.
Pada November sebelumnya ia mengikuti kompetisi Piala Dunia di Ruka, Finlandia, dan meraih hampir 300 poin kualifikasi Olimpiade yang cukup untuk memastikan satu kursi bersejarah bagi Venezuela di Olimpiade Musim Dingin.
Pada momen tersebut ia menyadari bahwa perjuangannya bukan hanya untuk tujuan pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi bangsa yang tidak terbiasa dengan salju untuk tampil di panggung olahraga musim dingin dunia.
- Penulis :
- Gerry Eka








