HOME  ⁄  Olahraga

Tenshin Nasukawa Tumbangkan Estrada dan Resmi Jadi Penantang Wajib Gelar Dunia WBC Kelas Bantam

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tenshin Nasukawa Tumbangkan Estrada dan Resmi Jadi Penantang Wajib Gelar Dunia WBC Kelas Bantam
Foto: (Sumber : Foto petinju Jepang Tenshin Nasukawa merayakan kemenangan atas Juan Fransico Estrada dalam laman World Boxing Council (WBC) yang dipantau di Jakarta, Senin (13/4/2026). Laman resmi WBC.)

Pantau - Petinju Jepang Tenshin Nasukawa resmi menjadi penantang wajib gelar juara dunia kelas bantam World Boxing Council (WBC) setelah mengalahkan Juan Francisco Estrada melalui kemenangan technical knockout pada ronde kesembilan di Yoyogi Kokugikan, Jepang.

Dominasi Nasukawa Sejak Awal Laga

World Boxing Council menyebut Nasukawa tampil agresif sejak ronde pertama dengan kecepatan dan akurasi pukulan yang mendominasi jalannya pertarungan.

Pihak WBC menyatakan, "Nasukawa mencetak kemenangan kncockout (KO) teknis pada ronde kesembilan setelah menghujani Estrada dengan pukulan bertubi-tubi."

Nasukawa mampu mengontrol jarak dan terus menekan pertahanan Estrada dengan kombinasi pukulan ke kepala dan tubuh yang efektif.

Meski sempat memberikan perlawanan pada ronde keempat, Estrada kesulitan mengimbangi kecepatan dan pergerakan kaki lawannya.

Kemenangan KO dan Lonjakan Karier

Memasuki ronde keenam, intensitas serangan Nasukawa meningkat dan mulai menguras stamina Estrada hingga terlihat kelelahan.

Tekanan berlanjut hingga ronde kesembilan ketika wasit menghentikan laga demi keselamatan Estrada setelah menerima serangan tanpa balasan berarti.

Kemenangan ini menegaskan posisi Nasukawa sebagai salah satu petinju yang tengah naik daun di kelas bantam dengan rekor tak terkalahkan.

Transisinya dari kickboxing ke tinju profesional dinilai sukses dengan catatan delapan kemenangan termasuk tiga kemenangan KO.

Sementara itu, kekalahan ini membuat Estrada kehilangan peluang kembali merebut gelar juara dunia dan memperbarui rekornya menjadi 44 kemenangan dan lima kekalahan.

Penulis :
Ahmad Yusuf