
Pantau - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menanggapi surat terbuka eks Wamenkumham, Denny Indrayana perihal pemakzulan Presiden Joko Widodo.
Dasco mengaku, hingga saat ini belum ada surat tersebut di meja pimpinan DPR. Ia menambahkan, surat tersebut mesti melalui mekanisme sebelum diterima pimpinan DPR RI.
"Sampai sekarang, saya belum melihat surat itu," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/6/2023).
Baca Juga: Tanggapi Isu Pemakzulan dari Denny Indrayana, Habiburokhman: Makin Aneh Orang Itu!
Menurutnya, jika Denny serius untuk mendorong DPR RI menggunakan hak angketnya, maka ia harus mengirimkan surat secara resmi.
"Ya, enggak bisa dong. Ini, kan, dia mau suruh. Kalau ada surat itu, kemudian kita mesti juga tahu suratnya ditujukan ke mana, karena di DPR ada mekanismenya," tegasnya.
Ia enggan mengomentari lebih lanjut terkait, lantaran surat tersebut belum diterima pimpinan DPR.
Baca Juga: Soal Isu Pemakzulan Jokowi, PPP: Denny Lagi Genit Politik!
Sebelumnya, Denny Indrayana, membuat surat terbuka yang meminta DPR untuk memakzulkan Presiden Jokowi. Menurutnya, Jokowi tidak netral dan kerap melakukan cawe-cawe terkait Pemilu 2024.
“Saya berpendapat, Presiden Joko Widodo sudah layak menjalani proses pemeriksaan impeachment (pemakzulan) karena sikap tidak netralnya alias cawe-cawe dalam Pilpres 2024,” ujar Denny Indrayana dalam suratnya tersebut.
Dasco mengaku, hingga saat ini belum ada surat tersebut di meja pimpinan DPR. Ia menambahkan, surat tersebut mesti melalui mekanisme sebelum diterima pimpinan DPR RI.
"Sampai sekarang, saya belum melihat surat itu," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/6/2023).
Baca Juga: Tanggapi Isu Pemakzulan dari Denny Indrayana, Habiburokhman: Makin Aneh Orang Itu!
Menurutnya, jika Denny serius untuk mendorong DPR RI menggunakan hak angketnya, maka ia harus mengirimkan surat secara resmi.
"Ya, enggak bisa dong. Ini, kan, dia mau suruh. Kalau ada surat itu, kemudian kita mesti juga tahu suratnya ditujukan ke mana, karena di DPR ada mekanismenya," tegasnya.
Ia enggan mengomentari lebih lanjut terkait, lantaran surat tersebut belum diterima pimpinan DPR.
Baca Juga: Soal Isu Pemakzulan Jokowi, PPP: Denny Lagi Genit Politik!
Sebelumnya, Denny Indrayana, membuat surat terbuka yang meminta DPR untuk memakzulkan Presiden Jokowi. Menurutnya, Jokowi tidak netral dan kerap melakukan cawe-cawe terkait Pemilu 2024.
“Saya berpendapat, Presiden Joko Widodo sudah layak menjalani proses pemeriksaan impeachment (pemakzulan) karena sikap tidak netralnya alias cawe-cawe dalam Pilpres 2024,” ujar Denny Indrayana dalam suratnya tersebut.
- Penulis :
- Aditya Andreas









