HOME  ⁄  Politik

Soal Isu Pemakzulan Jokowi, PPP: Denny Lagi Genit Politik!

Oleh Aditya Andreas
SHARE   :

Soal Isu Pemakzulan Jokowi, PPP: Denny Lagi Genit Politik!
Pantau - Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani turut merespons perihal isu pemakzulan yang dilontarkan eks Wamenkumham, Denny Indrayana.

Arsul menyatakan, Denny Indrayana hanya sekadar ingin membangun imaji dirinya untuk kepentingan pada Pemilu 2024. Oleh sebab itu, DPR tak akan menanggapi secara serius surat terbuka Denny.

"DPR tidak akan menanggapi apalagi melayani permintaan Denny Indrayana. Yang dilakukannya itu tidak lebih dari kegenitan politik," ujar Arsul saat dihubungi, Rabu (7/6/2023).

Ia menjelaskan, mantan Wamenkumham era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu merupakan sosok yang mewakili kelompok politik tertentu. Menurutnya, para politisi sudah paham posisi politik Denny.

"Denny Indrayana kan sosok yang mewakili kelompok atau rezim pemerintahan sebelum sekarang," jelas anggota Komisi III DPR RI ini.

Arsul meyakini, kelompok masyarakat yang netral juga tak akan menggapai secara serius berbagai pernyataan Denny Indrayana, termasuk soal pemakzulan Jokowi.

"Kelompok atau aktivis masyarakat sipil yang relatif netral juga tidak menyambut manuver-manuver Denny Indrayana," ungkapnya.

Sebelumnya, Denny Indrayana menyampaikan surat terbuka kepada Pimpinan DPR RI untuk memulai proses impeachment (pemakzulan) Presiden Jokowi.

Dalam surat tersebut, eks Wamenkumham ini menyampaikan tiga dugaan pelanggaran konstitusi yang dilakukan oleh Kepala Negara.

"Presiden Jokowi sedari awal memang mendesign hanya ada dua capres dalam Pilpres 2024, tanpa Anies Baswedan. Sebagai bukti awal, kesaksian tersebut tentu harus divalidasi kebenarannya," tulis Denny dalam akun Twitter-nya, Rabu (7/6/2023).
Penulis :
Aditya Andreas