HOME  ⁄  Politik

Menteri Kalangan Profesional Dinilai Lebih Sulit Mundur Ketimbang dari Parpol

Oleh Aditya Andreas
SHARE   :

Menteri Kalangan Profesional Dinilai Lebih Sulit Mundur Ketimbang dari Parpol
Foto: Sri Mulyani dan Basuki Hadimuljono dikabarkan mundur dari kabinet

Pantau - Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, kabar mengenai mundurnya para menteri Jokowi merupakan isu belaka.

Ia berpendapat, para menteri yang diangkat dari kalangan profesional atau non parpol akan lebih sulit untuk mundur.

"Kalau mundur kan tergantung partai dari menteri itu, kalau pribadi sulit untuk mundur. Kalau pribadi kan profesional, Jokowi langsung yang angkat," ujar Ujang saat dihubungi, Jumat (19/1/2024).

Ujang mengatakan, menteri dari kalangan parpol justru lebih berpeluang untuk mengundurkan diri karena akan mengikuti arahan dari partai.

"Jadi yang paling bisa mundur ya menteri dari partai. Tapi dalam konteks hari ini yang PDIP pun tidak berani mundur, apalagi menteri yang lain," kata Ujang.

Ia menilai, isu mundurnya para menteri dari kabinet berkaitan dengan wacana pemakzulan Jokowi. Jika banyak menteri yang mengajukan pengunduran diri, hal ini menunjukkan jajaran kabinet sudah tidak mempercayai Jokowi sebagai pemimpin.

Adapun isu tersebut pertama kali dilontarkan oleh ekonom INDEF Faisal Basri yang menyebut, Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono akan mundur.

"Jadi saya melihat soal isu mundur ya ini terkorelasi dengan isu pemakzulan Jokowi itu. Jadi kalau menteri-menterinya mundur banyak, itu kan nanti arahnya pemakzulan Jokowi," kata Ujang.

"Jadi kalau menteri-menterinya mundur nanti harapannya menterinya saja sudah tidak percaya ke Jokowi, maka skenario pemakzulan itu dijalankan oleh lawan politik," tutupnya.

Penulis :
Aditya Andreas