
Pantau - Polres Malang menyiagakan tim patroli keliling untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Arema FC dan Persik Kediri yang digelar Minggu sore di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Pertandingan ini dikenal memiliki tensi tinggi, terutama setelah insiden musim sebelumnya saat bus pemain Persik dilempar batu oleh orang tak dikenal usai laga di stadion yang sama.
Kepala Seksi Humas Polres Malang, Ajun Komisaris Polisi Bambang Subinanjar, menyatakan bahwa patroli keliling akan disebar ke sejumlah titik rawan.
“Kami menyiapkan pengamanan patroli mobiling yang bergerak di sejumlah titik rawan,” ujarnya.
Fokus Patroli dan Skema Keamanan Empat Ring
Patroli keliling menjadi bagian penting dalam skema pengamanan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan tindak kriminal, seperti peredaran minuman beralkohol serta aksi pencopetan.
Petugas juga akan memantau jalur utama menuju stadion, kawasan keramaian, serta titik-titik yang biasa menjadi tempat berkumpulnya suporter.
“Pendekatan humanis tetap menjadi prioritas, namun kami juga siap melakukan tindakan tegas dan terukur bila ditemukan pelanggaran,” tegas Bambang.
Total lebih dari 1.400 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah diterjunkan dalam pengamanan laga ini.
Pengamanan dibagi ke dalam empat ring:
Ring 1: area dalam stadion
Ring 2: pintu masuk dan tribun
Ring 3: area parkir dan sekeliling stadion
Ring 4: jalur kedatangan, perbatasan wilayah, dan titik strategis di luar Kecamatan Kepanjen
Imbauan untuk Suporter
Polres Malang berharap seluruh rangkaian pengamanan berjalan lancar dan dapat mendukung kelancaran pertandingan tanpa insiden.
“Kami mengimbau suporter mendukung tim secara tertib dan menjaga keamanan bersama,” ujar Bambang.
Pertandingan antara Arema FC dan Persik Kediri menjadi salah satu laga sarat gengsi di Jawa Timur, dan aparat berharap semangat sportivitas tetap terjaga.
- Penulis :
- Gerry Eka







