Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Sepakbola

Nova Arianto Buka Peluang Tambah Pemain Diaspora Usai Timnas U-17 Dibantai China

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Nova Arianto Buka Peluang Tambah Pemain Diaspora Usai Timnas U-17 Dibantai China
Foto: (Sumber: Pelatih timnas U-17 Indonesia Nova Arianto pada jumpa pers pasca pertandingan uji coba menghadapi China U-17 di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (8/2/2026). Laga ini berakhir untuk kemenangan China dengan skor 7-0. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar).)

Pantau - Pelatih timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, menyatakan bahwa pihaknya masih membuka peluang menambah pemain diaspora usai kekalahan telak 0-7 dari China dalam laga uji coba di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Minggu, 8 Februari 2026.

Saat ini, skuad timnas U-17 hanya memiliki satu pemain diaspora, yakni Nicholas Indra Mjoesund yang bermain untuk klub Rosenborg BK, Norwegia.

“Kita observasi dengan dua pertandingan ini, dan kita lihat apakah perlu penambahan pemain baru lagi atau perlu mencari pemain diaspora lagi atau perlu uji coba internasional,” ungkap Nova.

Penentuan Pemain Diaspora Diserahkan ke Pelatih Baru

Nova menjelaskan bahwa evaluasi komposisi pemain dilakukan sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026, yang akan digelar pada akhir April mendatang.

Penentuan siapa saja pemain diaspora yang akan dipanggil nantinya akan diputuskan oleh pelatih baru, Kurniawan Dwi Yulianto.

Untuk bisa tampil di Piala Dunia U-17 2026 di Qatar, timnas U-17 Indonesia minimal harus lolos dari fase grup atau mencapai babak perempat final di Piala Asia.

Sebelum itu, Indonesia juga akan mengikuti Kejuaraan ASEAN U-17, yang dijadwalkan berlangsung di Tanah Air.

“Itu yang akan kita coba evaluasi agar tradisi kita menuju Piala Dunia bisa tercapai,” tambah Nova.

Garuda United Dominan di EPA, Tapi Level Internasional Berbeda

Nova membantah kekalahan besar dari China disebabkan oleh kurangnya kekompakan tim.

Ia menyebut para pemain timnas U-17 saat ini berasal dari Garuda United U-18, yang tampil dominan di Elite Pro Academy (EPA) musim ini.

Garuda United U-18 mencatatkan 18 kemenangan, 1 imbang, dan 3 kekalahan dari 22 pertandingan, mencetak 62 gol dan hanya kebobolan 15 kali, dengan total 55 poin.

“Mereka sudah bekerja bersama selama lima bulan. Tapi memang itu yang saya sampaikan sejak awal, bahwa secara intensitas dan tekanan, pertandingan internasional sangat berbeda,” ujarnya.

Nova juga menekankan pentingnya pemain belajar merespons tekanan dari lawan.

“Dan itu yang harus pemain belajar dari pertandingan ini, bagaimana di saat mereka mendapatkan pressing dari lawan, bagaimana pemain bisa keluar,” jelasnya.

Uji Coba Kedua Dijadikan Ajang Penilaian 28 Pemain

Nova berencana mencoba seluruh 28 pemain yang dipanggil dalam dua laga uji coba ini.

Laga uji coba kedua kontra China akan digelar pada Rabu, 11 Februari 2026 pukul 18.30 WIB di Indomilk Arena.

“Saya berpikir kita akan mencoba semua pemain yang ada. Harapannya ya, kita bisa menilai,” tutup Nova.

Penulis :
Gerry Eka