
Pantau - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza mengkritik kondisi lapangan Jakarta International Stadium setelah timnya ditahan imbang Dewa United dengan skor 1-1 dalam lanjutan BRI Super League.
Pertandingan antara Persija Jakarta dan Dewa United tersebut berlangsung di Jakarta International Stadium.
Souza menilai kondisi lapangan tidak mendukung permainan kedua tim sepanjang pertandingan.
Ia mengatakan, "Pertandingan secara teknis sangat buruk karena kondisi lapangan tidak memungkinkan permainan sepak bola yang baik."
Menurutnya kualitas rumput membuat kedua tim kesulitan menampilkan permainan teknis.
Souza menilai hampir tidak ada peluang gol yang benar-benar jelas sepanjang pertandingan.
Persija Jakarta sebenarnya sempat unggul lebih dahulu dalam laga tersebut.
Gol Persija dicetak oleh Maxwell menjelang turun minum.
Dewa United kemudian mampu menyamakan kedudukan pada awal babak kedua melalui gol Alexis Messidoro.
Souza menjelaskan kondisi rumput membuat Persija kesulitan menjalankan strategi permainan.
Persija biasanya mengandalkan pola permainan umpan pendek dengan tempo cepat.
Namun pola permainan tersebut tidak dapat berjalan dengan baik karena kualitas lapangan.
Ia menyebut lapangan tersebut tidak memiliki kondisi minimal untuk menghadirkan pertandingan sepak bola yang baik.
Persija Kehilangan Banyak Poin di JIS
Souza juga menyoroti hasil pertandingan Persija saat bermain di Jakarta International Stadium.
Ia menilai Persija justru kehilangan sejumlah poin penting ketika bermain di stadion tersebut.
Menurutnya Persija kehilangan poin saat menghadapi Bali United, Malut United, dan Dewa United.
Ketiga pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
Souza menyebut kondisi tersebut membuat Persija kehilangan total enam poin penting di kandang sendiri.
Ia membandingkan situasi tersebut dengan performa timnya saat bermain tandang.
Menurut Souza Persija justru mampu meraih kemenangan atas tim yang sama ketika bermain di kandang lawan.
Gol Dewa United Berawal dari Kesalahan Pemain
Selain kondisi lapangan, Souza juga menilai gol Dewa United terjadi akibat kesalahan pemain Persija.
Ia menjelaskan bola seharusnya dibuang keluar lapangan untuk meredam tekanan lawan.
Namun bola justru dimainkan kembali ke area tengah lapangan.
Situasi tersebut membuat Dewa United mendapatkan peluang melakukan serangan balik.
Dewa United kemudian menyerang dalam situasi empat pemain melawan tiga pemain Persija.
Serangan tersebut akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan.
Hasil imbang ini membuat Persija tertahan di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 52 poin.
Persija gagal mendekati pemuncak klasemen Persib Bandung yang memiliki 58 poin.
Persija juga tertinggal dari Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 54 poin.
Pada waktu yang sama pertandingan antara Borneo FC melawan Persib Bandung juga berakhir imbang 1-1.
- Penulis :
- Gerry Eka








