
Pantau - China merilis 10 capaian ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) teratas sepanjang tahun 2025, mulai dari kemajuan kecerdasan buatan, energi nuklir fusi, hingga teknologi militer mutakhir, yang menunjukkan ambisi negara tersebut menjadi pemimpin inovasi global.
Daftar tersebut diumumkan oleh Science and Technology Daily, media resmi iptek China, dan dirangkum oleh ANTARA pada Jumat, 26 Desember 2025.
Salah satu capaian utama adalah model bahasa besar (LLM) bernama DeepSeek, yang menjadi penantang serius bagi GPT dan Gemini dalam bidang AI generatif.
Model ini menunjukkan kapasitas China dalam membangun kecerdasan buatan setara dengan standar global.
Inovasi Terobosan di Energi, Kuantum, dan Biomedis
Proyek "Matahari Buatan" EAST (Tokamak Superkonduktor Lanjutan Eksperimental) berhasil memecahkan rekor dunia dengan mempertahankan suhu 100 juta derajat Celsius selama lebih dari 1.000 detik.
Teknologi ini mendekatkan China pada mimpi energi fusi yang bersih dan tak terbatas.
Di bidang komputasi kuantum, China meluncurkan prototipe Zuchongzhi 3.0, sistem superkonduktor generasi baru yang memperkuat kapabilitas nasional di sektor ini.
Sementara itu, teknologi antarmuka otak-komputer invasif mulai diuji klinis, membuka peluang besar di bidang medis, terutama untuk pasien dengan disabilitas motorik.
Inovasi lain termasuk produksi massal logam 2D untuk semikonduktor, chip komputasi matriks analog hemat energi, dan metode regenerasi tanaman dari sel tunggal yang berpotensi mengubah pendekatan dalam ketahanan pangan.
Eksplorasi Luar Angkasa dan Penguatan Teknologi Militer
Penelitian tentang evolusi sisi jauh Bulan memperluas pemahaman ilmiah tentang sejarah geologi bulan dan Tata Surya.
Dalam sektor pertahanan, China mengoperasikan kapal induk pertama dengan teknologi katapel elektromagnetik (EMALS), menandai kemajuan signifikan dalam proyeksi kekuatan maritimnya.
Selain pencapaian teknis, dirilis pula kebijakan strategis iptek dalam Rencana Lima Tahun ke-15 (2026–2030), yang menegaskan posisi inovasi sebagai motor utama pembangunan ekonomi nasional.
- Penulis :
- Gerry Eka









