Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Teknologi & Sains

TikTok Luncurkan Aplikasi PineDrama di AS dan Brasil, Tantang Platform Microdrama Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

TikTok Luncurkan Aplikasi PineDrama di AS dan Brasil, Tantang Platform Microdrama Global
Foto: (Sumber: Tampilan aplikasi PineDrama yang baru diluncurkan TikTok. ANTARA/HO-TikTok)

Pantau - TikTok meluncurkan aplikasi drama pendek bernama PineDrama di Amerika Serikat dan Brasil untuk menyajikan konten microdrama berbentuk serial fiksi berdurasi singkat.

Fitur dan Konten PineDrama

Peluncuran PineDrama dilaporkan Tech Crunch pada Senin dengan ketersediaan aplikasi untuk perangkat iOS dan Android.

Aplikasi PineDrama dapat digunakan secara gratis dan untuk sementara belum menampilkan iklan meski model bisnis tersebut berpotensi berubah di kemudian hari.

Setiap episode drama di PineDrama berdurasi sekitar satu menit dengan beragam genre seperti cerita menegangkan, romansa, dan drama keluarga.

Melalui tab Temukan, pengguna dapat menjelajahi judul drama yang dikelompokkan dalam kategori Semua dan Sedang Tren serta menerima rekomendasi yang dipersonalisasi.

Beberapa judul yang disebut populer antara lain Cinta pada Gigitan Pertama dan Sang Perwira Jatuh Cinta Padaku.

PineDrama dilengkapi fitur Riwayat Tonton untuk melanjutkan tayangan yang belum selesai serta fitur Favorit untuk menyimpan drama pilihan pengguna.

Pengguna juga dapat berinteraksi melalui kolom komentar dan menikmati mode layar penuh untuk pengalaman menonton yang lebih imersif.

Persaingan Industri Microdrama

Peluncuran PineDrama dilakukan setelah TikTok menambahkan fitur TikTok Mini di aplikasi utamanya pada akhir tahun lalu yang juga menghadirkan konten microdrama.

Dengan aplikasi khusus, TikTok secara langsung menantang platform microdrama yang telah lebih dulu populer seperti ReelShort dan DramaBox.

Industri microdrama dilaporkan mengalami pertumbuhan pesat dengan proyeksi pendapatan mencapai 26 miliar dolar Amerika Serikat per tahun pada 2030 menurut laporan Variety.

Upaya menghadirkan cerita berdurasi pendek sebelumnya pernah dilakukan melalui platform Quibi yang diluncurkan Jeffrey Katzenberg pada 2020 dengan pendanaan besar namun gagal bertahan.

ReelShort dan DramaBox dinilai berhasil karena menghadirkan alur cerita cepat dengan konflik sejak awal dan penggantung cerita berkelanjutan yang menyasar penggemar romansa dan kisah menegangkan.

Penulis :
Ahmad Yusuf