Pantau Flash
Angka COVID-19 Melonjak, Ekonomi Indonesia Diprediksi Akan Tumbuh 4 Persen pada Kuartal II
Merasa Percaya Diri karena Sudah Divaksin Turut Pengaruhi Lonjakan Kasus COVID-19
Hindari Kerumunan, Kemenag Wajibkan Panitia Kurban Antar Daging ke Rumah Penerima
Pemerintah Izinkan Shalat Idul Adha Digelar di Masjid di Luar Zona Merah dan Oranye
Wapres Sebut MUI Terapkan Moderasi dalam Fatwa Vaksin COVID-19

Bea Cukai Dorong Potensi Penerimaan Negara dengan Perketat Pengawasan

Bea Cukai Dorong Potensi Penerimaan Negara dengan Perketat Pengawasan Bea Cukai melakukan koordinasi di berbagai daerah dalam rangka penguatan sinergi implementasi program PEN. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Bea Cukai melakukan koordinasi di berbagai daerah dalam rangka penguatan sinergi. Salah satu fokus yang terus didorong implementasinya adalah program pemulihan ekonomi nasional (PEN) serta peningkatan pengawasan.

Menyoroti program PEN tahun 2020 dan keberlanjutannya di tahun 2021, Komisi XI DPR RI mengadakan kunjungan rapat kerja spesifik sebagai implementasi fungsi pegawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Keuangan.

"Dengan adanya kunjungan ini, kami dapat menjelaskan bagaimana pelaksanaan tugas Perwakilan Kemenkeu di Provinsi Banten terutama terkait penerimaan negara, mendiskusikan langkah strategis untuk capaian maupun hambatan dan permasalahan yang dihadapi dilapangan serta menjabarkan sinergi antar instansi untuk meningkatkan penerimaan negara dan mendukung pemulihan ekonomi nasional," kata Kepala Kanwil DJBC Banten, M. Aflah Farobi.

Selain itu, Bea Cukai Bengkalis juga berkoordinasi dengan KPP Pratama bengkalis terkait program PEN. “Kami berkoordinasi terkait upaya potensi peningkatan penerimaan negara melalui pajak terhadap objek-objek yang ada di Bengkalis. Salah satunya yakni upaya pengembangan usaha-usaha maupun industri dengan produksi yang memiliki kualitas ekspor,” ungkap Ony Ipmawan, Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis.

Baca juga: Bea Cukai Bekali Satgas TNI di Perbatasan

Masih di wilayah provinsi Pekanbaru, Bea Cukai wilayah Riau menerima kunjungan dari Pangdam I Bukit Barisan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi terkait upaya pemberantasan penyelundupan barang-barang ilegal. 

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin, menyatakan Bea Cukai memiliki peranan penting pemasukan dan pengeluaran barang ekspor-impor yang pastinya memerlukan pengawasan dalam penegakan peraturan yang berlaku. Kemudian untuk menjalankan fungsi perlindungan masyarakat terhadap barang-barang yang berbahaya, Bea Cukai perlu memperkuat pengawasannya dengan kerja sama dengan instansi lainnya. 

Meskipun pandemi ini banyak berdampak terhadap perekonomian dalam negeri, Pangdam I/Bukit Barisan sangat mengapresiasi program dari Bea Cukai Riau dalam memulihkan perekonomian nasional. Hal ini terbukti pada awal tahun 2021 yang mana Bea Cukai, dalam hal ini Kanwil Bea Cukai Riau berhasil mendorong ekspor perdana produk Industri Kecil Menengah berupa wooden cooler box ke Amerika Serikat.

Sementara itu di Palembang, Bea Cukai Wilayah Sumatera Bagian Timur berkoordinasi dengan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra. Koordinasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang-barang ilegal. 

Baca juga: Dari Pala Hingga Gaharu, Bea Cukai Terus Gali Potensi Ekspor Komoditas Daerah

"Pertemuan ini dalam rangka koordinasi pelaksanaan tugas pengawasan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, menjajaki operasi gabungan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan kerja sama lainnya sebagai sinergi upaya meningkatkan pengawasan di wilayah Sumatera Selatan," ujar Erich Fedrich Carlous, Kepala Seksi Penindakan I, Bea Cukai Sumatera Bagian Timur.

Tidak hanya menggandeng aparat penegak hukum dan instansi pemerintah lainnya, Bea Cukai juga mengajak masyarakat yang diwakili oleh asosiasi untuk bersinergi. Bea Cukai Tanjung Perak mengadakan audiensi dengan Forum Komunikasi Asosiasi Jawa Timur. 

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Tanjung Perak, Sulaiman menyatakan bahwa ini langkah yang bagus untuk membangun komunikasi antara Bea Cukai dengan masyarakat lewat asosiasi. 

“Diharapkan ke depannya Bea Cukai Tanjung Perak dengan Forkas Jawa Timur dapat menjalin komunikasi yang baik dan dapat saling membantu dalam setiap kendala baik ekspor maupun impor,” kata Sulaiman.

Tim Pantau
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: