Pantau Flash
Pelaku Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta Jadi Tersangka
Ilham Saputra Ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Ketua KPU
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem hingga 28 September
Positif COVID-19 Betambah 4.071, Total Menjadi 252.923 Kasus
Pendapatan Negara Turun 13,1 Persen, hingga Agustus Capai Rp1.034,1 T

BPJS Kesehatan Kini Sudah Terasa hingga Pelosok Negeri

BPJS Kesehatan Kini Sudah Terasa hingga Pelosok Negeri ilustrasi Kartu BPJS Kesehatan. (Foto: Pantau.com/Amin )

Pantau.com - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang digaungkan pemerintah lewat BPJS Kesehatan dapat dirasakan oleh masyarakat hingga pelosok negeri.

Seorang ibu rumah tangga, Prudensia (61 tahun) yang sehari-hari tinggal di Nangalima dari Desa Kecamatan Alok Kabupaten Maumere mengaku dirinya telah merasakan manfaat dari Program JKN-KIS.

Baca juga: BPJS Kesehatan Catat Laba Rp369,09 Miliar

Ia merasa bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya, karena meskipun kondisi tempat tinggalnya yang termasuk di pedalaman, tapi dirinya tetap dapat menerima Kartu Indonesia Sehat.

Hal tersebut ia ungkapkan, nantinya dirinya sudah tidak dibuat khawatir untuk berobat ketika sakit. Prudensia merupakan satu di antara berjuta peserta Program JKN-KIS dari kategori PBI JK yang iurannya telah dibayarkan oleh pemerintah pusat dan merasa sangat beruntung menjadi peserta JKN-KIS.

Prudensia menunjukkan kartu JKN-KIS. (Foto: BPJS Kesehatan).

"Saya sangat bersyukur dengan adanya program pemerintah melalui Program JKN-KIS ini. Meskipun saya tinggal di derah pelosok dan pedalaman, tapi Program JKN-KIS tetap menyambangi kami dengan memberikan jaminan kesehatan untuk kami warga di daerah terpencil ini," tutur Prudensi mengawali ceritanya seperti dikutip Pantau.com dari laman resmi BPJS Kesehatan.

Tempat tinggalnya di pelosok desa dari Kabupaten Sikka dengan kondisi keuangan yang tidak menentu membuatnya merasa sangat terbantu akan hadirnya program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Prudensia mengaku, sejak ia terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, ia sudah empat kali menggunakan jaminan kesehatan dari Program JKN-KIS ini untuk berobat.

“Kurang lebih sudah empat kali saya menggunakan kartu JKN-KIS ini pada saat sakit pada kaki saya, tegang pada leher, batuk dan flu serta sering mengalami sakit kepala. Semuanya gratis tidak ada biaya tambahan, padahal saat itu saya sempat takut kalau ada tambahan biaya karena saya dan suami hanya seorang pekerja kebun yang penghasilannya tidak menentu, kami sering berhutang kepada tetangga untuk menyambung hidup, begitu saya mendapat uang, langsung saya kembalikan uang yang saya pinjam tersebut,” ujarnya sambil menunjukan kartu JKN-KISnya.

Baca juga: Permudah Badan Usaha! BPJS Kesehatan Luncurkan e-Dabu Mobile

Prudensia juga mengungkapkan bahwa pelayanan yang didapatkan pada saat menggunakan kartu JKN-KIS sangat baik. Dirinya tak merasakan perbedaan pelayanan sama sekali antara pasien umum dan pasien dari peserta JKN-KIS seperti dirinya.

“Dokter, perawat, bidan dan petugas lainnya melayani saya dengan sangat memuaskan. Terima kasih BPJS Kesehatan, telah menjamin kesehatan masyarakat sampai ke pelosok,” tutupnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: