Pantau Flash
Pemerintah Terbitkan Perpres 109/2020 Dorong Pelaksanaan PSN
Abu Bakar Ba'asyir Dirawat di RSCM dengan Pengawalan Densus 88 dan Brimob
KPK Tangkap Wali Kota Cimahi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Rumah Sakit
Kemenparekraf Gelar Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020
KH Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Ketum MUI

Pelabuhan Patimban Bawa Manfaat Kata Menhub

Pelabuhan Patimban Bawa Manfaat Kata Menhub Menhub, Budi Karya Sumadi. (Foto: Antara)

Pantau.com - Pembangunan Pelabuhan Patimban terus dikebut pengerjaannya. Pada akhir November pengerjaannya sudah rampung dan bisa dioperasikan secara terbatas pada Desember 2021.

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengatakan adanya Pelabuhan Patimban bertujuan untuk menekan biaya logistik nasional. Karena menurutnya, beban angkutan di DKI Jakarta sudah begitu berat.

Baca juga: Pelabuhan Patimban Tahap 1 Ditargetkan Selesai November 2020

Sehingga diharapkan ada beban kendaraan berat ke DKI juga berkurang. Karena, kendaraan berat sebagiannya akan pindah ke Patimban.

"Selain itu pelabuhan Patimban ini kita akan gunakan untuk BBM, untuk penggunaan maksimalisasi truk, memperkuat ketahanan ekonomi, dan paling penting adalah bagaimana kita juga menyediakan backup outlet dari pelabuhan," ujar Budi Karya dalam diskusi virtual, Jumat (20/11/2020).

Selain itu, dengan adanya Pelabuhan Patimban juga dimaksudkan guna meningkatkan efisiensi ekspor produk Indonesia ke luar negeri khususnya otomotif. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan ekonomi dan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya. "Saya berharap pelaku usaha dapat mengeksplorasi Patimban sehingga makin membuka lapangan kerja bagi masyarakat seluruh Indonesia khususnya masyarakat Subang," paparnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Instruksikan Pembangunan Pelabuhan Patimban Dipercepat

Karena itu, saat ini Kementerian Perhubungan sedang menyiapkan semua yang berkaitan dengan keselamatan. Sehingga ketika beroperasi bisa berjalan dengan lancar.

"Nah ini juga kita pastikan bahwa Patimban menjamin keselamatan pelayaran dan eksplorasi migas," kata Budi Karya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: