Pantau Flash
Pemerintah Optimistis Investasi Listrik Meningkat 39 Miliar Dolar
Erick Thohir Berencana Tutup 5 Anak Usaha Garuda Indonesia
BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 2020 di Kisaran 9-11 Persen
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Akan Rampung di 2020
Gilas Persija 4-1, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Rupiah Ditutup Melemah Akibat Bertambahnya Korban Virus Korona

Headline
Rupiah Ditutup Melemah Akibat Bertambahnya Korban Virus Korona Mata uang Rupiah dan Dolar AS. (Foto: Antara)

Pantau.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Kamis (13/2/2020) ditutup melemah seiring bertambahnya korban jiwa akibat Virus Korona atau COVID-19.

Rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,15 persen menjadi Rp13.694 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp13.674 per dolar AS.

"Pasar mencerna laporan dari China di mana terjadi lonjakan tajam dalam jumlah kematian akibat Virus Corona," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Akibat Faktor Teknis, Rupiah Melemah Rp13.640 per Dolar AS

Jumlah korban meninggal akibat wabah Virus Corona di Provinsi Hubei China kembali mencetak rekor harian pada Kamis ini yakni 242 orang, sehingga jumlah total kematian di provinsi tersebut mencapai 1.310 orang, kata Komisi Kesehatan Provinsi.

Angka terbaru itu meningkat dua kali lipat dari rekor harian sebelumnya pada Senin 10 Februari 2020 yaitu 103 kematian.

Jumlah pengidap baru di Hubei, pusat wabah Virus Corona  juga naik menjadi 14.840 orang ketika komisi kesehatan mengatakan angka itu sudah mulai mencakup orang-orang yang didiagnosis melalui metode klinis baru yang diterapkan sejak Kamis.

Baca juga: Koreksi Mata Uang Regional, Rupiah Melemah

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp13.673 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp13.672 per dolar AS hingga Rp13.707 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp13.679 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.659 per dolar AS.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Category
Ekonomi

Berita Terkait: