Pantau Flash
Pemkot Bogor Perpanjang PSBMK Sampai 13 Oktober
Pemimpin Kuwait Sheikh Sabah al-Ahmed Tutup Usia
Buruh akan Mogok Nasional 3 Hari Tolak Omnibus Law Ciptaker
Kasus Baru Positif COVID-19 Naik 4.005 dengan Total Kasus 282.724
Sadar COVID-19 Masih Jadi Momok, PSSI Resmi Tunda Lanjutan Liga 1 dan 2

500 Staf Kesehatan di China Terinfeksi Virus Korona

500 Staf Kesehatan di China Terinfeksi Virus Korona Staf medis merawat pasien virus korona di Wuhan, China. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Ratusan staf kesehatan rumah sakit telah terinfeksi virus korona di Wuhan, China, yang merupakan rumah epidemi tersebut. 

Setidaknya ada sekitar 500 kasus pekerja rumah sakit Wuhan yang dikonfirmasi terinfeksi virus korona pada pertengahan Januari, dengan ratusan lainnya diduga terjangkit virus, demikian sumber kepada South China Morning Post, dikutip dari New York Post, Rabu (12/2/2020).

Dari kasus yang telah dilaporkan, sedikitnya 100 staf dari Rumah Sakit Wuhan Xiehe dan Rumah Sakit Renmin Uniersitas Wuhan, serta 50 kasus tambahan lainnya di rumah sakit nomor satu di Wuhan dan Rumah Sakit Zhongnan terinfeksi korona.

Baca juga: Presiden China Telepon Jokowi Bahas Virus Korona dan Apresiasi Indonesia

Sementara itu, 600 pekerja lainnya dicurigai juga terjangkit virus korona di rumah sakit di daerah Wuhan, kata outlet itu. Informasi yang dilaporkan ini berasal dari slide PowerPoint yang beredar di antara para pekerja rumah sakit tentang kasus-kasus staf.

Seorang dokter dari rumah sakit besar Wuhan mengkonfirmasi keasliannya, South China Morning Post melaporkan. Tenaga medis mengeluh tentang kurangnya alat pelindung karena mereka merawat pasien dengan penyakit tersebut.

"Itulah sebabnya kami telah meminta sumbangan lebih banyak dari pasokan medis, terutama jas hazmat," kata seorang dokter, yang menolak disebutkan namanya, kepada outlet yang berbasis di Hong Kong. 

Baca juga: WHO Beri Nama Baru untuk Virus Korona: Covid-19

"Kami telah melihat terlalu banyak rekan yang jatuh sakit karena perlindungan yang tidak memadai."

Virus yang memiliki gejala termasuk demam, batuk, dan sesak napas -telah merenggut nyawa lebih dari 1.000 orang di China dan membuat lebih dari 42.000 orang terjangkit. Pejabat kesehatan pada hari Selasa (11/2) menjuluki virus korona sebagai Covid-19.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW

Berita Terkait: