Pantau Flash
Menkes Terawan: 9 WNI Positif Korona di Diamond Princess Tidak Sakit Berat
Kompetisi J-League Ditunda Akibat Virus Korona
Pemerintah Berikan Diskon Tarif Pesawat Akibat Serangan Korona
Komisi III DPR RI Desak MenkumHAM Yasonna Laoly Evaluasi Pegawai
Mentan Syahrul Yasin Limpo Dorong Mahasiswa IPB Jadi Petani Modern

9 Negara Ini Melarang McDonald's, dari Masalah Ekonomi hingga Politik

9 Negara Ini Melarang McDonald's, dari Masalah Ekonomi hingga Politik Gerai McDonald\'s. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Di Amerika Serikat, Anda hampir menemukan Mc Donalds setiap jarak 100 mil. Karena hal tersebut, mungkin akan mengejutkan bahwa beberapa negara ternyata tidak memiliki satupun restoran makanan cepat saji ini. 

Karena faktor ekonomi hingga perselisihan politik, sembilan negara ini bebas dari Golden Arches dikutip dari rd.com.

1. Bermuda

Sampai tahun 1995, hanya ada satu McDonald's di Pulau Karibia, namun saat itu sudah tidak ada. Bermuda telah melarang makanan cepat saji negara asing sejak tahun 1970.

McDonald's, bagaimanapun, telah menemukan celah untuk membangun Mickey D's di US Naval Air Station pada 1985. Namu pada 1995 stasiun itu telah ditutup diikuti dengan penutupan McDonalds. Menurut mic.com, restoran ini mencoba peruntungannya kembali pada 1999, namun gagal karena kini terdapat hukum yang berlaku di Bermuda.

Baca juga: Niat Hapus Plastik, Sedotan Kertas McDonald's Justru Tak Bisa Didaur Ulang

2. Iran

Dalam beberapa tahun terakhir ini, ketegangan telah terjadi antara Amerika Serikat dan negara-negara di Timur Tengah. Waralaba Barat seperti McDonald's tentunya mengalami penutupan. Belum ada satupun Golden Arches di Rian sejak tahun 1979.  Iran sendiri telah menciptakan pengganti McDonald's, yakni Mash Donalds.

3. Macedonia

Bangsa kecil di Eropa yang terletak di Balkan, sebelumnya memiliki tujuh restoran McDonalds, yang beberapa terletak di ibu kota negara, Skopje.

Namun, pada 2013, pengusaha yang menjalankan Macedonian Mc Donalds kehilangan lisensi mereka, yang menyebabkan semua toko ditutup secara permanen. Rumor menyebutkan bahwa hubungan franchisee Makedonia dan CEO Mc Donald's Eropa telah mengalami kerusakan.

4. Yaman

Perekonomian yan tidak stabil di negara ini membuat McDonalds tidak yakin akan membuka restorannya. Di sisi lain, eksremis di Yaman juga telah mengancam tindakan militan terhadap setiap McDonald's yang nekat membuka restorannya di negara itu.

5. Montenegro

Pada 2003, McDonalds telah membeli sebuah toko kecil di negara tersebut dan membuka Mobile McDonalds, dengan harapan bisa membuka restoran permanen.

Baca juga: 5 Fakta Tersembunyi Tentang McDonald's yang Jarang Diketahui

Meski banyak penduduk yang menyukai Mickey D, pemerintah bekerja sama dengan bisnis lokal untuk mencegah Ronald McDonald untuk membuka restoran permanen di Montenegro. Sejak itu, waralaba telah mempertahankan McDistance. 

6. Korea Utara

Tidak mengherankan jika Korea Utara menolak semua bisnis Amerika Serikat, tak terkecuali dengan McDonald's. Meski demikian, menurut Telegraph, beberapa anggota elit pemerintah Korea Utara telah menyelundupkan makanan McDonalds dari Korea Selatan untuk konsumsi pribadi mereka.

7. Zimbabwe

Pada 2000, Mc berada di tengah-tengah upaya untuk memperkenalkan diri kepada bangsa Afrika, yang saat itu mengalami keruntuhan ekonomi besar-besaran. Namun, McDonald's International Franchising mengklaim bahwa tidak ada rencana konkret untuk membuka gerai mereka di Tanah Afrika.

8. Bolivia

McDonald's terakhir ditutup di Bolivia pada tahun 2000. Hal itu sekaligus mengakhiri ketegangan antara restoran cepat saji itu dengan pemerintah dan rakyat Bolivia. Menurut Daily Meal, McDonald telah gagal karena rakyat Bolovia tidak ingin orang-orang berduyun-duyun untuk membeli burger.

Presiden Bolivia saat ini juga menegaskan bahwa restoran cepat saji itu hanya akan membahayakan kesehatan manusia, dan hanya mengambil keuntungan perusahaan.

9. Islandia

Seperti Zimbabwe, Islandia juga tengah berada dalam kesulitan ekonomi ketika McDonald's mencoba masuk ke negara tersebut. Meski demikian, McDonalds sudah ada di Islandia sebelum jantuhnya perekonmian negara pada 2009 lalu. 

Selain itu, pemerintah Islandia juga telah menolak restoran ini karena Islandia merupakan negara yang sangat sadar akan kesehatan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Internasional

Berita Terkait: