Pantau Flash
Pengamat: Kondisi Perbankan Masih Bagus di Tengah Wabah COVID-19
Hak Asimilasi Napi yang Berulah Usai Dibebaskan Bakal Dicabut
Italia Berencana Perpanjang Lockdown hingga 3 Mei
FIFPro Ingatkan Ancaman Kesehatan Mental Pesepak Bola
3 BUMN Patungan Sediakan 80 Ribu APD untuk Rumah Sakit

Wow, Kim Jong Un Habiskan Rp6,8 Miliar untuk Kuda Putih Asal Rusia

Wow, Kim Jong Un Habiskan Rp6,8 Miliar untuk Kuda Putih Asal Rusia Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menunggangi kuda saat salju turun di Gunung Paektu dalam gambar yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara pada Oktober 2019. (Foto: KCNA via Reuters)

Pantau.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un seringkali terlihat menunggangi kuda putihnya berlapis emas ketika berkunjung ke Gunung Keramat Paektu. Kuda jantan putih ini dibelinya langsung dari Rusia.

Dalam sebuah laporan menurut bea cukai Rusia, anak Kim Jong Il ini disebutkan telah menghabiskan lebih dari USD500 ribu dolar atau setara dengan Rp6,8 miliar untuk kuda asli asal Rusia, seperti yang diberitakan Fox News, Selasa (18/2/2020).

Bedasarkan catatan yang ditinjau Reuters, Korea Utara tahun lalu bahkan telah membayar USD75.509 atau Rp1,03 miliar hanya untuk mengimpor belasan kuda ras murni Rusia.

Baca juga: Kim Jong Un Selangkah Lagi dengan Eksekusi Mati?

Sebelumnya, Korea Utara telah melakukan pembelian kuda terbesar pada tahun 2015. Pemerintah Pyongyang membayar USD192.204 untuk 61 ekor kuda jantan Rusia.

Sejauh ini, Korea Utara setidaknya telah mengimpor 138 kuda antara 2010 dan 2019 dengan biaya USD584.302. Pembelian itu terjadi karena Pyongyang terus mendorong bantuan sanksi atas program nuklir dan misilnya.

Pemimpin Kim seringkali terlihat menunggangi kuda jantan putihnya ke lereng Gunung Paektu yang tertutup salju. Dalam gambar yang dirilis oleh media pemerintah, pejabat senior militer Korea Utara terlihat turut menemaninya.

Baca juga: Di Tengah Wabah Korona, Kim Jong Un Baru Muncul Usai 22 Hari Tak Terlihat

Foto-foto Kim itu disebutkan sengaja dipublikasi oleh media resmi pemerintah untuk menunjukkan "kekuatan" atas ancaman terselubung ke Amerika Serikat atas program denuklirisasi Semenanjung Korea.

Foto itu juga dimaksudkan untuk menanam rasa percaya diri warga negara Korea Utara bahwa mereka memiliki seorang pemimpin yang kuat dan mampu memegang kuat atas kendali takdir.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - NPW

Berita Terkait: