
Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan percakapan melalui telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Jumat, 6 Maret 2026, untuk membahas perkembangan konflik di Timur Tengah sekaligus mendesak agar permusuhan di kawasan tersebut segera dihentikan.
Informasi mengenai percakapan tersebut disampaikan oleh Kremlin.
Dalam panggilan telepon tersebut, Putin menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Belasungkawa itu juga ditujukan kepada anggota keluarga Khamenei serta kepada perwakilan kepemimpinan militer dan politik Iran.
Putin turut menyampaikan simpati atas banyaknya korban sipil akibat agresi bersenjata Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Rusia Serukan Penghentian Kekerasan
Putin kembali menegaskan posisi prinsip Rusia terkait konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
Ia menekankan bahwa permusuhan harus segera diakhiri.
Putin juga menegaskan bahwa penggunaan kekerasan untuk menyelesaikan masalah di Iran maupun di seluruh Timur Tengah harus dihentikan.
Ia menyerukan agar upaya politik dan diplomatik segera dilanjutkan untuk menyelesaikan konflik.
Seruan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan yang semakin meningkat di kawasan.
Putin juga menyatakan bahwa dirinya terus menjalin kontak dengan para pemimpin negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk atau Gulf Cooperation Council untuk membahas perkembangan situasi konflik di wilayah tersebut.
Iran Apresiasi Solidaritas Rusia
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan terima kasih kepada Rusia atas solidaritas yang diberikan kepada rakyat Iran.
Solidaritas tersebut berkaitan dengan dukungan Rusia terhadap upaya Iran dalam membela kedaulatan dan kemerdekaan negaranya.
Dalam percakapan tersebut, Pezeshkian juga memberikan penjelasan secara rinci kepada Putin mengenai perkembangan fase konflik yang sedang berlangsung.
Kedua pemimpin negara sepakat untuk terus melanjutkan komunikasi melalui berbagai saluran diplomatik di masa mendatang.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan








