12 WNI Korban Perdagangan Manusia di Kamboja Dipulangkan ke Tanah Air

Headline
Arsip - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha dalam pengarahan pers (20/1/2022). (ANTARA/HO-Kemenlu RI)Arsip - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha dalam pengarahan pers (20/1/2022). (ANTARA/HO-Kemenlu RI)

Pantau – Sebanyak dua belas orang Warga Negara Indonesia (WNI) korban penipuan dan perdagangan manusia di Kamboja akan dipulangkan ke Tanah Air.

“Pada pagi hari ini akan dipulangkan 12 Warga Negara Indonesia,” kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Judha Nugraha, dalam konferensi pers secara virtual, Juumat (5/8/2022).

Judha menambahkan, dalam proses pemulangan korban penyekapan perusahaan online scammer di Sihanoukville, Kamboja, itu terdapat kendala keterbatasan penerbangan, jadi pihaknya hanya bisa memulangkan 12 WNI di tahap awal yang di antaranya kelompok rentan terutama perempuan yang rencananya akan tiba malam ini.

“Pasca-ketibaan Kemlu telah melakukan koordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait utamanya untuk rehabilitasi dan reintegrasi korban agar dikerjasamakan dengan Kementerian Sosial. Jadi 12 orang tersebut akan diinapkan sementara waktu di rumah perlindungan,” jelasnya Judha.

Tahap selanjutnya 12  WNI dari total 129 WNI yang berhasil diselamatkan, Judha mengatkan akan dilakukan hari Sabtu dan Senin.

Diketahui sebelumnya, Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengatakan bahwa perekrutan Pekerja Migran Indonesia atau yang dikenal dengan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merupakan modus baru dalam perdangangan manusia.

“Modus-modus baru perdagangan manusia berdalih pekerjaan ke luar negeri sudah semakin marak. Langkah antisipasi dan pencegahan harus semakin dimaksimalkan, terutama untuk perekrutan lewat sistem daring,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Menurutnya, saat ini Indonesia sudah mengalami Darurat Perdagangan Manusia karena banyaknya kejadian buruk yang menimpa TKI di luar negeri.

Berdasarkan hal tersebut, Puan meminta pemerintah untuk menelusuri pola-pola baru perdagangan manusia dengan modus perekrutan TKI agar agar kasus seperti di Kamboja tidak terulang dan dapat dicegah sejak dini.

 

Baca Juga: Kasus Perdagangan Manusia di Kamboja, Total 129 WNI Berhasil Diselamatkan

Tim Pantau
Editor
Firdha Rizki Amalia