Pantau Flash
Luhut Klaim Sektor Pariwisata Bisa Pulih dalam 10 Bulan Akibat COVID-19
Kemnaker: Ada 1,7 Pekerja Terdampak Pandemi COVID-19
Kemenkes Tegaskan Imunisasi Harus Jalan Selama Pandemi Korona
Jusuf Kalla: Fatwa MUI DKI 2001 Perbolehkan Salat Jumat 2 Gelombang
Gugus Tugas: Skema Herd Immunity Butuh Waktu yang Lama

Angka Kriminalitas di DKI Jakarta Turun Selama Pandemi COVID-19

Angka Kriminalitas di DKI Jakarta Turun Selama Pandemi COVID-19 Warga beraktivitas di trotoar kawasan Thamrin, Jakarta, Minggu (29/3/2020). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Pantau.com - Pihak Polda Metro Jaya menyebutkan jumlah kriminal menurun di wilayah Jakarta dan sekitarnya selama virus korona atau COVID-19 mulai mewabah sejak awal Maret.

"Sampai saat ini tingkat kriminal dari skala crime total menurun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Yusri mengatakan, seluruh jajaran di Polda Metro Jaya menghitung dan merekap jumlah kasus kriminal yang terjadi hari per hari menunjukkan penurunan.

Baca juga: DKI Jakarta Stop Operasional Bus Antarkota dan Provinsi

Yusri tidak menyebutkan angka atau presentase penurunan jumlah kriminal di Jakarta, namun hal itu disebabkan karena masyarakat fokus bisa menyelamatkan diri dan menghindari penularan COVID-19.

Selain itu, Yusri menuturkan Kapolri mengeluarkan maklumat untuk menjaga jarak bagi masyarakat, serta imbauan bersifat preventif dan persuasif kepada masyarakat yang tetap berkumpul di lokasi keramaian.

Bahkan Polda Metro Jaya juga tidak mengeluarkan segala bentuk perizinan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa sehingga masyarakat lebih fokus terhadap aktivitas di rumah.

Baca juga: Update Korona di DKI Jakarta 30 Maret: 720 Positif, 48 Sembuh, 76 Meninggal

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sejak 20 Maret 2020 karena menimbang jumlah pasien terjangkit COVID-19 semakin meningkat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memperpanjang masa tanggap darurat hingga 19 April, serta menutup seluruh objek wisata, tempat hiburan, serta pusat perbelanjaan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: