Pantau Flash
Lagi, Polisi Grebek Kantor Pinjol Ilegal di Jakut
Polisi Tangkap Ketua Umum GMBI
Edy Mulyadi Tolak Panggilan Hari ini, Bareskrim Siapkan Panggilan Kedua
Waduh, Pengadilan Jakarta Pusat dan Tipikor Tutup Sampai 31 Januari
Edy Mulyadi Tak Penuhi Panggilan Bareskrim, Soal 'Jin Buang Anak'

BNPB Laporkan Sementara Korban Meninggal Dunia Akibat Letusan Gunung Semeru Tercatat 13 Orang

Headline
BNPB Laporkan Sementara Korban Meninggal Dunia Akibat Letusan Gunung Semeru Tercatat 13 Orang Dok. Gunung Semeru (Foto: Antara)

Pantau.com Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengatakan bahwa erupsi Gunung Semeru di Provinsi Jawa Timur hingga Minggu pukul 09.20 WIB telah menyebabkan 13 orang meninggal dunia.

Menurut siaran pers BNPB yang diterima di Jakarta, Minggu, dua dari 13 orang yang meninggal dunia berasal dari Curah Kobokan dan Kubuan di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Ngeri, Wabup Lumajang Ungkap Hampir Semua Rumah di Satu Dusun Hancur Akibat Letusan Semeru

Letusan Gunung Semeru juga menyebabkan puluhan orang terluka dan harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.

Menurut data BNPB, sebanyak 41 orang yang terluka telah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Penanggal dan kemudian dirujuk ke RSUD Haryoto dan Rumah Sakit Bhayangkara. Di samping itu, ada 40 orang yang dirawat di Puskesmas Pasirian, tujuh orang di Puskesmas Candipuro, serta sepuluh orang di Puskesmas Penanggal.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang dan tim gabungan masih melanjutkan upaya untuk mengevakuasi warga yang terdampak letusan Gunung Semeru dan mencari warga yang dilaporkan hilang akibat bencana tersebut.

Warga yang semalam menurut laporan Wakil Bupati Lumajang terjebak di kantor pemilik tambang sudah berhasil dievakuasi dan sekarang ditempatkan di Pos Curah Kobokan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Foto-foto Dampak Letusan Gunung Semeru: Abu Vulkanik Tenggelamkan Rumah Warga

Menurut data BPBD Kabupaten Lumajang, erupsi Gunung Semeru telah memaksa setidaknya 902 warga mengungsi. Sebanyak 305 orang tercatat mengungsi di beberapa fasilitas pendidikan dan balai desa di wilayah Kecamatan Pronojiwo, 409 orang mengungsi di lima balai desa di wilayah Kecamatan Candipuro, dan 188 orang mengungsi di Kecamatan Pasirian.

Menurut pengamatan, awan panas guguran sudah berhenti meluncur dari Gunung Semeru karena hujan turun di sekitar puncak kubah lava gunung api itu. Kendati demikian BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di Daerah Aliran Sungai Mujur di Curah Kobokan dan daerah aliran sungai lain yang berhulu di Gunung Semeru guna menghindari bahaya.

Tim Pantau
Editor
Gilang
Penulis
Gilang

Berita Terkait: