Pantau Flash
Lagi, Polisi Grebek Kantor Pinjol Ilegal di Jakut
Polisi Tangkap Ketua Umum GMBI
Edy Mulyadi Tolak Panggilan Hari ini, Bareskrim Siapkan Panggilan Kedua
Waduh, Pengadilan Jakarta Pusat dan Tipikor Tutup Sampai 31 Januari
Edy Mulyadi Tak Penuhi Panggilan Bareskrim, Soal 'Jin Buang Anak'

Foto-foto Dampak Letusan Gunung Semeru: Abu Vulkanik Tenggelamkan Rumah Warga

Headline
Foto-foto Dampak Letusan Gunung Semeru: Abu Vulkanik Tenggelamkan Rumah Warga Warga mengamati truk pengangkut pasir yang tertimbun material guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Zabur Karuru)

Pantau.comGunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) mengalami erupsi kemarin pada Sabtu (4/12) pukul 15.00 WIB. 

Erupsi terjadi disertai guguran dan hujan abu vulkanik yang cukup tebal hingga membuat dua kecamatan di kaki gunung tepatnya di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, gelap gulita meski hari masih sore. Hujan abu terjadi di sekitar Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, serta Supiturang, Pronojiwo, Lumajang. 

Baca juga: Warga Sekitar Diharap Waspada, PVMBG Sebut Abu Vulkanik Gunung Semeru Bisa Tersebar Lebih Jauh

Hingga Sabtu malam (4/12), data dari Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah korban bakar akibat terkena awan panas dan material abu vulkanik di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, berjumlah 45 orang. 

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, hampir semua rumah di Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, hancur terkena material letusan. Jembatan Perak yang menjadi penghubung Kabupaten Lumajang dengan Kabupaten Malang juga putus dihantam lahar dingin Semeru. 

Berikut dampak letusan Gunung Semeru yang terjadi di sejumlah wilayah:

Baca juga: Ngeri, Wabup Lumajang Ungkap Hampir Semua Rumah di Satu Dusun Hancur Akibat Letusan Semeru


Warga mengamati kondisi rumah yang tertimbun abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Zabur Karuru)



Kondisi rumah yang tertimbun abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Zabur Karuru)



Warga mengamati sapinya yang mati akibat tertimbun abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Zabur Karuru)



Warga mengamati kondisi truk pengangkut pasir yang tertimbun abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Zabur Karuru)



Pakaian tertutup abu vulkanik Gunung Semeru di salah satu rumah warga di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Zabur Karuru)



Foto udara kondisi permukiman warga yang tertimbun material guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Zabur Karuru)



Relawan memotret jembatan Besuk Koboan atau biasa disebut Gladak Perak yang putus di Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)



Warga berlarian di atas timbunan material guguran awan panas Gunung Semeru saat terdengar suara gemuruh dari Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Zabur Karuru)



Warga melintas di rumah yang rusak akibat abu vulkanik letusan Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (Foto: Antara/Umarul Faruq)
Tim Pantau
Editor
Noor Pratiwi
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: