Pantau Flash
Resmi! Lionel Messi Berpisah dengan Barcelona
Valentino Rossi Putuskan Pensiun dari Moto GP Musim Depan
Lalai Cegah Penyebaran Varian Delta, 20 Pejabat di China Langsung Dipecat!
Posko Oksigen Jabar Salurkan Ribuan Tabung ke Rumah Sakit
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2021 Tertinggi Sejak Krisis

BPIP: Masyarakat Sudah Menerapkan Implementasi Pancasila di Masa Pandemi

Headline
BPIP: Masyarakat Sudah Menerapkan Implementasi Pancasila di Masa Pandemi Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono (Foto: BPIP)

Pantau.com - Implementasi Pancasila di masa pandemi COVID-19 sudah banyak diterapkan oleh masyarakat. Karena saat ini masyarakat sudah sadar gotong royong dan saling tolong menolong terhadap masyarakat yang terdampak COVID-19.

"Saat pandemi COVID-19 ini masyarakat sudah banyak menetapkan nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong," kata Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono kepada wartawan saat membuka seminar nasional di Universitas Muria Kudus (UMK) degan tajuk 'Penanaman Nilai-nilai Pancasila Mencegah Sikap Intoleransi dan Paham Radikalisme pada Generasi Milinial' di  Gedung J UMK, Jawa Tengah, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Gelar Simposium di UIN Banten, BPIP Target Awal Mahasiswa

Hariyono menjelaskan, gotong royong yang dilakukan masyarakat itu merupakan bukti implementasi nilai-nilai Pancasila. Karena, sambungnya, orang sudah mulai saling tolong menolong membantu masyarakat yang membantu warga yang terdampak Covid-19.

"Tetangga saling tolong menolong. Tidak ada pada saat menolong ditanya terlebih dahulu etnisnya, agamanya apa, kan tidak. Mereka langsung menolong tanpa melihat hal tersebut," pungkasnya.

Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono (Foto: BPIP)

Hariyono juga menilai kearifan lokal yang dimiliki Indonesia sebagai basis penguatan Pancasila. Karena menurutnya, kearifan lokal yang beragam di Indonesia merupakan kekayaan budaya yang mengandung kebijakan dan pandangan hidup. "Pancasila adalah falsafah hidup bangsa," tegasnya.

Baca juga: Infografis 4 Hal yang Membuat BPIP Meraih Opini WTP dari BPK

Selain budaya gotong royong, kata dia, adat istiadat, silaturahmi dan lainnya, kearifal lokal juga dapat digali di masyarakat dari berbagai hal dengan gerakan-gerakan yang dilakukan sehari-hari. Salah satu contohnya memanfaatkan sumber makanan yang berdasarkan bahan pangan lokal.

"Untuk mengamankan Pancasila bisa digali dari berbagai hal dalam masyarakat, salah satunya kearfial lokal," kata Hariyono.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, cendikiawan dan pejabat daerah lainnya di wilayah Kudus. Tak hanya itu, pejabat BPIP juga memgadiri acara tersebut di antaranya Deputi Hukum dan Advokasi BPIP Dr Ani Purwanti, Kepala Biro Hukum dan Organisasi BPIP Rano Surahno dan Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP M. Akbar Hadi Prabowo.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan N

Berita Terkait: