Pantau Flash
Satgas Laporkan 5.910.921 Jiwa Warga Indonesia Telah Mendapatkan Vaksinasi Lengkap
Polisi Libatkan Interpol Buru Pria Mengaku Nabi ke-26
Kanada Kembali Laporkan Kasus Pembekuan Darah Akibat Vaksin AstraZeneca
Penerima Vaksin COVID-19 Bertambah 95.060 Menjadi Total 10.801.244 Orang
Fly Over Cakung Bakal Uji Coba Perdana pada 19 hingga 21 April

Cara Gibran Tampung Keluhan Warga Solo: Aktif di Medsos

Headline
Cara Gibran Tampung Keluhan Warga Solo: Aktif di Medsos Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka saat meninjau vaksinasi di RSUD Bung Karno Solo. (Foto: Pemkot Surakarta)

Pantau.com - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka membuka ruang aduan dari masyarakat melalui media sosial dan berkomitmen untuk menanggapinya secara cepat.

"(Solo) kan smart city, reformasi birokrasi, pokoknya kami ingin semuanya serba cepat," katanya di Solo, Senin.

Ia mengatakan hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada pelantikan kepala daerah beberapa waktu lalu, yaitu kepala daerah diharuskan memiliki akun sosial media.

Baca juga : Begini Momen Gibran Rakabuming Dilantik Jadi Wali Kota Solo

Selanjutnya, akun sosial media ini dijadikan sebagai kanal aduan masyarakat yang ingin menyampaikan keluh kesahnya kepada wali kota.

"Kita sudah mulai, ada aduan masyarakat tentang aspal bolong, genangan air, secara fast response kami tangani semua," katanya.

Ia mengakui selama ini Pemerintah Kota Surakarta sudah membuka ruang aduan dari masyarakat melalui program unit layanan aduan Surakarta (ULAS). Meski demikian, menurut dia ULAS sifatnya kurang pribadi.

"(Dengan sosial media) warga akan lebih terbuka untuk sambat ke wali kota langsung. Kalau ULAS kan keluhan ditulis, dibaca banyak orang. Ini (sosial media) kan lebih private (pribadi), langsung fast response (respon cepat)," katanya.

Baca juga: Jelang Pelantikan, Gibran: Bekerja Tidak Harus Dimulai Senin

Dengan adanya aduan dari masyarakat yang masuk ke akunnya, maka wali kota bisa langsung melakukan koordinasi dengan dinas terkait.

"Bisa diselesaikan dalam berapa hari. Yang pasti ULAS sudah berjalan baik tetapi akan lebih baik lagi kalau kepala daerahnya aktif di sosial media," katanya.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: