Catat! BNPB Target Bangun Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur 7 Hari Beres

Headline
Sebuah rumah di Cianjur Kota mengalami kerusakan setelah dilanda gempa 5,6 magnitudo yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). (Foto: Pantau.com)

Pantau – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan pembangunan rumah korban gempa di Cianjur, Jawa Barat, selesai dalam waktu tujuh hari.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyebutkan ada 6.570 rumah yang mengalami rusak berat. Kemudian, sebanyak 2.071 rusak sedang dan 12.541 rusak ringan.

“Makanya tanggap darurat ini bisa cepat selesai mudah-mudahan tujuh hari udah klir sehingga masyarakat bisa tidak lagi tinggal di tenda,” ujarnya dalam jumpa pers, Selasa (22/11/2022).

Suharyanto menuturkan, terdapat dua skema pembiayaan rumah hunian sementara bagi para korban. Pertama, melalui dana bantuan yang bukan dari pemerintah.

Kedua, biaya sewa dari pemerintah agar korban bisa tinggal sementara dengan saudara mereka yang tidak terdampak. Pemerintah, kata Suharyanto, nantinya bisa memberikan dana sewa itu.

Uang sewa itu diberikan hingga proses pembangunan hunian sementara selesai.

“Ini bisa untuk sementara ditampung dan dari pemerintah akan bantu dana bulanan untuk sewanya itu,” jelasnya.

Suharyanto mengungkapkan BNPB telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dalam melakukan pendataan agar warga bisa segera menempati rumah mereka selekas mungkin.

Setidaknya 10 kecamatan terdampak akibat gempa bumi di Cianjur Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Beberapa di antaranya seperti Kecamatan Cianjur, Kecamatan Karang Tengah, Kecamatan Warungkondang.

Di samping ribuan rumah, gempa juga merusak 5 fasilitas kesehatan, 5 tempat ibadah, 13 fasilitas pendidikan rusak, hingga 2 jembatan terdampak. Total korban jiwa akibat gempa telah mencapai 268 orang.

[Laporan: Mochammad Rizki]

Tim Pantau
Editor
Firdha Rizki Amalia