Pantau Flash
Polda Metro Jaya: Tak Ada Penutupan Akses Keluar-Masuk Jakarta Selama PSBB
Kabar Duka, Penyanyi Glenn Fredly Meninggal Dunia
Kemenkes: Orang Terinfeksi COVID-19 Bisa Tularkan ke Hewan
Dua Komisioner Ombudsman RI Dinyatakan Sembuh dari COVID-19
Ridwan Kamil Resmi Ajukan PSBB Bogor, Depok, dan Bekasi

Kakak-Adik Ini Tega Bunuh Anak SD karena Kesal Si Bungsu Kerap Diganggu

Kakak-Adik Ini Tega Bunuh Anak SD karena Kesal Si Bungsu Kerap Diganggu Polisi tunjukkan tersangka pembunuhan anak SD di Mojokerto (Antarajatim/SI/IS)

Pantau.com - Dua kakak adik berinisial TS dan IS ditangkap polisi karena tega membunuh Ardyo Wiliam Oktavianto (13) siswa SDN Ketemas Dungus, Kabupaten Mojokerto.

Kepala Kepolisian Resor Kota Mojokerto AKBP Bogiek Sugiyarto, di Mojokerto, Rabu (26/2/2020) mengatakan pelaku tega menghabisi nyawa korban karena adik mereka yang berinisial SS diganggu oleh korban.

"Motif kasus kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan korban meninggal adalah dendam," katanya.

Baca juga: Otak Pembunuhan Sopir Taksi Online di Palembang Divonis Mati

Ia mengatakan, pelaku dengan korban masih tetangga. Pelaku merasa jengkel karena adiknya pernah dipukul oleh korban.

"Sepele, karena adiknya yang paling kecil pernah dipukul oleh korban, kemudian kakaknya tidak terima," katanya.

Ia mengatakan, aksi pembunuhan itu dilakukan kakak beradik di jembatan Kemlagi yang berbatasan langsung antara wilayah Kabupaten Mojokerto dengan Kabupaten Lamongan, Jatim.

"Saat itu korban diajak oleh pelaku ke jembatan yang berjarak sekitar 30 kilometer dari rumah mereka. Kemudian di atas jembatan korban dipukuli dan kepalanya dibenturkan ke jembatan. Setelah itu, korban dilemparkan ke dalam sungai," katanya.

Baca juga: Keluarga Korban Pembunuhan Taksi Online Pukuli Tersangka

Atas kasus ini, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan jo pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang Menewaskan Korban.

"Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," katanya.

Sebelumnya, warga Mojokerto digegerkan dengan penemuan korban tewas di dasar sungai Kemlagi. Saat itu posisi korban tertelungkup dengan sebagian wajah terendam lumpur.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: