Kasus Korupsi Surya Darmadi jadi yang Terbesar dalam Sejarah, Rugikan Negara 78 Triliun

Headline
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Ketut Sumedana. ANTAR/HO-Puspenkum Kejaksaan Agung/am.

Pantau – Kasus dugaan korupsi yang melibatakan Surya Darmadi alias Apeng sejauh ini menjadi kasus dengan kerugian terbesar dalam sejarah Indonesia.

Surya Darmadi merupakan tersangka kasus dugaan korupsi penguasaan lahan sawit seluas 37.095 hektare di Indragiri Hulu, Riau, yang merugikan negara senilai Rp78 Triliun.

Kasus ini bukan hanya melibatkan Surya Darmadi yang merupakan pemilik PT Darmex atau PT Duta Palma tetapi juga menyeret Bupati Indragiri Hulu, Raja Thamsir Rachman (1999-2008) yang juga ditetapkan sebagai tersangka, Senin (1/8).

Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus Apeng sebelumnya yang pernah tersandung kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan yang turut menyeret nama mantan Gubernur Riau Annas Maamun.

KPK telah memasukkan nama Surya Darmadi ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Saat ini, Kejaksaan Agung tengah berupaya untuk memulangkan Surya Darmadai dari Singapura dengan berkoordinasi bersama Kejaksaan Singapura.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Ketut Sumedana, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (3/8/2022), menyebutkan setelah penetapan tersangka, pihaknya telah memanggil Surya Darmadi secara patut ke alamatnya yang ada di Indonesia, tetapi yang bersangkutan belum hadir.

“Upaya yang kami lakukan Atase Kejaksaan RI di Singapura telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Singapore untuk pemeriksaan sekaligus memulangkan yang bersangkutan,” ujar Ketut.

Diketahui, terdapat beberapa kasus korupsi yang menimbulkan kerugian besar negara, salah satunya adalah kasus Setya Novanto (Setnov).

Dalam kasus ini, Setnov terlibat tidak pidana korupsi (tipikor) dalam proyek pengadaan KTP Elektronik atau e-KTP yang meruigakan negara sekitar Rp2,3 Triliun.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Firdha Rizki Amalia