Pantau Flash
Luhut Klaim Sektor Pariwisata Bisa Pulih dalam 10 Bulan Akibat COVID-19
Kemnaker: Ada 1,7 Pekerja Terdampak Pandemi COVID-19
Kemenkes Tegaskan Imunisasi Harus Jalan Selama Pandemi Korona
Jusuf Kalla: Fatwa MUI DKI 2001 Perbolehkan Salat Jumat 2 Gelombang
Gugus Tugas: Skema Herd Immunity Butuh Waktu yang Lama

Lepas Ban dari Leher Buaya di Palu, Dua Ahli dari Australia Didatangkan

Lepas Ban dari Leher Buaya di Palu, Dua Ahli dari Australia Didatangkan Buaya yang tersangkut ban (Foto: Antara)

Pantau.com - Dua ahli buaya asal Australia, Matthew Nicolas Wright dan Chris Wilson, akan membantu operasi penyelamatan seekor buaya muara di Palu, Sulawesi Tengah, yang lehernya terjerat ban bekas sepeda motor. Kedatangan keduanya setelah mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan ( KLHK).

Hal tersebut sesuai dengan surat Direktur Keanekaragaman Hayati, Nomor S110/KKH/MJ/KSA.2/02/2020. tanggal 10 Februari 2020.

''Memang benar adanya bahwa setelah berkonsultasi dengan Direktur KKH, Kementerian LHK maka mereka diperkenankan segera bergabung dengan tim yang sudah terbentuk,'' kata ketua tim Satgas penyelamatan buaya berkalung ban Haruna di Palu, Senin (10/2/2020).

Baca juga: Buaya Sering Muncul di Sungai Brantas, Petugas Terjun ke Lokasi

Dua ahli buaya ini akan segera bergabung dengan tim Satgas penyelamatan buaya yang dibentuk oleh Kementerian LHK. Tim satgas sendiri terdiri dari Pihak BKSDA Sulteng, BKSDA NTT,dan  Polair Polda Sulteng.

Untuk saat ini, tim satgas tersebut sedang mempersiapkan kembali peralatan, serta strategi yang ada dengan bantuan dua ahli buaya asal Australia. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan waktu guna segera melakukan penanganan terhadap buaya berkalung ban.

''Terkait perkembangan yang ada saat ini Tim Satgas sedang mempersiapkan kembali peralatan serta strategi," jelasnya.

Proses penyelamatan terhadap hewan reptil yang terjerat ban bekas ini sudah dilakukan oleh tim Satgas beberapa hari terakhir.namun hingga saat ini belum membuahkan hasil.

Baca juga: Sayembara Unik Lepaskan Ban Bekas dari Leher Buaya, Ada yang Berani?

​​​​​​Selain hewan reptil tersebut yang berpindah pindah tempat, ribuan masyarakat Kota Palu yang menyaksikan secara langsung proses evakuasi menjadi kendala tim Satgas.

''Terkait waktu operasi saat ini tim belum menentukan sampai kapan operasi akan berlangsung, dan kemungkinan diputuskan setelah dua ahli itu tiba dari Jakarta untuk bergabung bersama tim satuan tugas," kata Haruna.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK

Berita Terkait: